Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lengser dari Menteri ATR/BPN, Harta Sofyan Djalil Rp94,9 Miliar

Sofyan Djalil tidak lagi menjadi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Negara (ATR/BPN). Berapa harta kekayaannya?
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 15 Juni 2022  |  13:25 WIB
Lengser dari Menteri ATR/BPN, Harta Sofyan Djalil Rp94,9 Miliar
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil memberikan materi pada forum Tri Hita Kirana (THK) dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs) di area penyelenggaraan pertemuan tahunan IMF World Bank Group 2018 di Nusa Dua, Bali, Rabu (10/10/2018). - Antara/Zabur Karuru
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo atau Jokowi melakukan reshuffle kabinet pada hari ini, Rabu (16/6/2022). Sofyan Djalil tidak lagi menjadi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Negara (ATR/BPN).

Dia digantikan Mantan Panglima TNI Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto sebagai Dia akan menggantikan posisi Sofyan Djalil.

Dikutip dari laman elhkpn.kpk.go.id, Sofyan tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp94.980.402.906.

Secara rinci, Sofyan tercatat memiliki delapan bidang tanah dan bangunan dengan total nilai Rp30.902.606.000 yang tersebar di Jakarta Selatan, Depok, dan Lampung Selatan.

Sofyan pun tercatat memiliki tiga buah mobil merek Toyota dan Subaru dengan nilai total Rp360 juta. Dia pun tercatat memili harta bergerak lainnya senilai Rp684.000.000.

Tercatat pula total nilai surat berharga yang dimiliki Sofyan sebesar Rp45.832.233.215.

Sofyan juga memiliki kas atau setara kas sejumlah Rp6.956.327.409 dan harta lainnya Rp10.273.140.835. Dia pun tercatat memiliki utang Rp27.904.553.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi Reshuffle Kabinet Sofyan Djalil
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top