Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Simak Fakta Unik Soekarno Saat Menjabat Jadi Presiden Indonesia

Presiden Soekarno pernah menanaman pohon apel Sawo yang masih kokoh dan tumbuh di kompleks Pusat Latihan Kejaksaan RI, Ragunan, Pasar Minggu.
Nabila Dina Ayufajari
Nabila Dina Ayufajari - Bisnis.com 06 Juni 2022  |  19:21 WIB
Simak Fakta Unik Soekarno Saat Menjabat Jadi Presiden Indonesia
Presiden Soekarno membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. - wikipedia

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden pertama Indonesia, Soekarno memiliki banyak sifat yang bisa ditiru oleh pemuda-pemudi seperti kejujuran dan keberanian.

Sifat lain yang bisa diteladani dari Soekarno adalah menjunjung tinggi rasa keadilan dan tidak rela melihat orang lain menderita. Dia juga turut merasakan penderitaan yang dirasakan oleh masyarakat yang dijajah bangsa asing.

Simak fakta unik Soekarno semasa menjabat presiden

1. Sosok Pemimpin Negara Keempat yang Berpidato di PBB Terlama

Presiden Soekarno menjadi pemimpin negara keempat yang menyampaikan pidato terpanjang selama 122 menit dalam sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) periode 1945-1976 yang bertajuk To Build The World a New pada 1960.

2. Renjana Presiden Soekarno terhadap Kesenian

Di balik kewibawaannya, Presiden Soekarno dikenal sebagai pecinta seni yang memiliki sense of art yang kuat. Kecintaan Presiden Soekarno terhadap seni terlihat dari berbagai koleksi seni yang ada di Istana Kepresidenan Bogor.

Presiden Soekarno juga dikenal sangat jeli dalam mengapresiasi dan menilai sebuah karya seni. Melansir dari laman Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) pada Senin (6/6/2022), Kurator Galeri Nasional Indonesia, Suwarno Wisetrotomo menyebut, koleksi lukisan Presiden lebih banyak membahas mengenai keindahan alam dan sosok-sosok yang indah.

Adapun, kecintaan Presiden Soekarno pada seni juga diakui dalam otobiografinya: “Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia.” Sementara itu, Istana Bogor juga menjadi saksi betapa besarnya minat Presiden Soekarno pada seni lukis. Oleh karena itu, Istana Bogor kerap disebut- sebagai surga seni di Indonesia. 

“Sampai saat ini lukisan koleksi Bung Karno yang masuk kategori masterpiece lebih kurang ada 3.200-an yang tersimpan di 5 istana di berbagai daerah. Tidak ada pengurangan jumlah, tapi ada penambahan koleksi walau jumlahnya terbilang sedikit,” ungkap Watie Moerani, mantan Kepala Rumah Tangga Istana Bogor, yang dilansir dari laman Kemenparekraf pada Senin (6/6/2022).

Ada dua genre lukisan yang menarik minat Presiden Soekarno, yaitu lukisan pahlawan dan wanita. Di mata Presiden Soekarno, lukisan pahlawan tidak kalah menariknya dengan lukisan wanita yang sering dikoleksinya.

Salah satu lukisan koleksi Presiden Soekarno di Istana Bogor adalah potret seorang wanita misterius berjudul Rini. Lukisan ini sangat menarik karena dibuat langsung oleh Presiden Soekarno. Menurut Mikke Susanto, Kurator Pameran Seni, sejak lukisannya rampung langsung dipajang di kantor Presiden Soekarno di Istana Bogor.

Selain itu, banyak lukisan maestro Indonesia yang bertempat di Istana Bogor adalah karya Basoeki Abdullah. Salah satu mahakarya Basoeki Abdullah yang dipamerkan di Istana Bogor adalah lukisan berjudul Nyi Roro Kidul.

3. Kekaguman Presiden Soekarno terhadap Alam

Selain bersejarah dalam kemerdekaan bangsa Indonesia, Presiden Soekarno juga meninggalkan jejak penanaman pohon apel Sawo yang masih kokoh dan tumbuh di kompleks Pusat Latihan Kejaksaan RI, kawasan Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Melansir dari laman Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI pada Senin (6/6/2022), pohon yang ditanam langsung pada awal 1965, kini membawa kesejukan dan juga berfungsi sebagai penyaring udara.

Diketahui, Presiden Soekarno sangat tergila-gila dengan keindahan alam dan begitu mencintainya. Bahkan, keindahan alam mampu menginspirasinya mensintesiskan nilai-nilai leluhur ke dalam lima sila Pancasila. 

Tidak hanya itu,  Presiden Soekarno juga menanam pohon di Istana Negara. “Itu pohon beringin yang di Istana dia yang tanam,” ujar Maulwi. Keterangan Maulwi diperkuat oleh kesaksian ajudan Presiden Soekarno, Bambang Widjanarko dalam Sewindu Dekat Bung Karno. 

Menurutnya, sang presiden sangat perhatian kepada taman dan pepohonan yang mengisinya. Hampir tiap pagi Presiden Soekarno meminta Bambang menemaninya berkeliling memperhatikan taman-taman di Istana.

Adapun Presiden Soekarno juga menanam pohon di komplek Gelora Bung Karno Senayan ketika Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games tahun 1962.

4. Karismatik Presiden Soekarno Mendunia

Presiden Soekarno merupakan sosok yang sangat dihargai oleh negara lain. Bahkan, beberapa negara sampai mengabadikan Presiden Soekarno sebagai simbol penghargaan. Ini beberapa daftar negara yang mengharumkan nama Presiden Soekarno, seperti yang dilansir dari laman Indonesia Baik pada Senin (6/6/2022).

a. Hongkong dan Thailand

Pada 2012 dan 2014, Museum Lilin Madame Tussauds membuat dua buah patung lilin yang menyerupai sosok Presiden Soekarno. Patung lilin Presiden Soekarno bersanding dengan pemimpin negara lain, seperti Ratu Elizabeth II, Barack Obama, dan Nelson Mandela.

b. Kuba

Di Kuba, sosok Presiden Soekarno diabadikan sebagai gambar prangko resmi saat Hari Ulang Tahun ke-80 mantan Presiden Kuba, Fidel Castro pada 2008. Gambar pada perangko diambil saat Presiden Soekarno mengunjungi Havana, Kuba pada 9-14 Mei 1960.

c. Maroko

Nama Presiden Soekarno diabadikan sebagai nama jalan “Rue Soekarno” di Rabat, Maroko. Pengabdian ini dilakukan saat Presiden Soekarno berkunjung ke Maroko pada 1960.

d. Mesir

Nama Presiden Soekarno diabadikan sebagai nama jalan “Ahmed Soekarno St” di daerah Agouza, Giza, dan Mesir. Penamaan ini dilakukan karena hubungan kedekatan Indonesia dengan Mesir sebagai negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia.

e. Pakistan

Nama Presiden Soekarno diabadikan sebagai nama tempat “Soekarno Square Khyber Bazar” di Pheswar dan “Soekarno Bazar” di Lahore. Penghargaan ini diberikan berkat jasa Indonesia yang mengirim pasukan perdamaian menjaga perbatasan Pakistan-India pada 1965.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indonesia presiden soekarno
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top