Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Aturan Halalbihalal Lebaran 2022 di Daerah PPKM Level 2

Mendari Tito Karnavian resmi menerbitkan surat edaran (SE) pencegahan peningkatan jumlah kasus Covid-19 ketika halalbihalal Lebaran 2022.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 23 April 2022  |  16:20 WIB
Aktivitas pengunjung di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan, Minggu (30/1/2022). Pemerintah Pusat meningkatkan kapasitas mal menjadi 60 persen saat PPKM dinaikkan menjadi level tiga, 8-14 Februari 2022.  - Antara
Aktivitas pengunjung di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan, Minggu (30/1/2022). Pemerintah Pusat meningkatkan kapasitas mal menjadi 60 persen saat PPKM dinaikkan menjadi level tiga, 8-14 Februari 2022. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendari) Tito Karnavian resmi menerbitkan surat edaran (SE) pencegahan peningkatan jumlah kasus Covid-19 ketika halalbihalal Lebaran 2022.

Dalam beleid SE tersebut salah satunya menuangkan untuk melarang menyediakan makan-minum di tempat hingga jumlah tamu dibatasi.

"Sehubungan perayaan Idulfitri 1443 Hijriah dan mencegah terjadinya peningkatan jumlah kasus Covid-19, maka dalam hal kegiatan halalbihalal oleh masyarakat, diminta kepada gubernur dan bupati/wali kota untuk memperhatikan hal-hal sebagai berikut," kata Mendagri dalam SE di Jakarta, Sabtu (23/4/2022).

Surat tersebut menyebut kegiatan halalbihalal harus disesuaikan dengan level kasus Covid-19 pada masing-masing kabupaten/kota.

Untuk daerah yang masuk pada level 2 hanya diperbolehkan mengadakan halalbihalal dengan kapasitas maksimal 75 persen tamu.

“Maksimal jumlah tamu yang dapat hadir pada acara halal bihalal adalah 75 persen untuk daerah kategori level 2,” demikian isi aturan tersebut.

Tidak hanya itu, masyarakat juga diimbau untuk menghindari acara ramai yang memungkinkan peserta membuka masker karena rawan penularan Covid-19.

Adapun, untuk kegiatan halalbihalal dengan jumlah di atas 100 orang, makanan atau minuman disediakan dalam kemasan yang bisa dibawa pulang dan tidak diperbolehkan ada makanan atau minuman yang disajikan di tempat (prasmanan).

“Harus dihindari acara makan-makan ramai yang membuat peserta membuka masker karena rawan penularan Covid-19, demikian isi beleid SE tersebut.

Aturan tersebut juga tetap mengimbau agar masyarakat melaksanakan protokol kesehatan yang pengaturannya diatur lebih lanjut oleh pemerintah daerah, dengan sekurang-kurangnya memakai masker, mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer secara berkala, serta menjaga jarak.

Sekadar informasi, pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyampaikan telah memperpanjang pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di pulau Jawa dan Bali.

Adapun, dalam Inmendagri Nomor 22 Tahun 2022 yang berlaku sampai 9 Mei 2022 tidak ada daerah yang berada pada PPKM level 4, sementara level 3 yang semula 9 daerah menjadi hanya 2 daerah.

Sementara itu, untuk jumlah daerah PPKM level 2 menurun dari 99 menjadi 97 kabupaten/kota dan daerah PPKM level 1 bertambah dari sebelumnya 20 daerah menjadi 29 daerah.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mendagri Covid-19 PPKM
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top