Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tsamara Minta Tolong Polisi Usai Disebut Kadrun oleh Warganet

Mantan politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany meminta tolong kepada Polisi setelah disebut kadrun oleh warganet.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 22 April 2022  |  20:32 WIB
Tsamara Amany Alatas mengundurkan diri dari keanggotaan dan kepengurusan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) / Instagram Tsamara
Tsamara Amany Alatas mengundurkan diri dari keanggotaan dan kepengurusan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) / Instagram Tsamara

Bisnis.com, JAKARTA – Mantan politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany meminta tolong kepada Polisi setelah disebut kadrun oleh warganet. Dia menyebut orang yang menjulukinya kadrun itu sebagai fasisme.

“Halo, tolong @DivHumas_Polri. Ini keterlaluan. Bukan nasionalisme. Jelas fasisme,” kata Tsamara dikutip dari akun Twitter-nya, Kamis, (21/4/2022).

Cuitan tersebut Tsamara unggah bersamaan dengan tangkapan layar sebuah komentar warganet dengan akun @xeriaz_marhaenisi. Tidak jelas apa penyebabnya eks Ketua DPP PSI ini menyebarkan komentar itu di Twitter pibadinya.

Dari pantauan Bisnis, warganet itu menyebut Tsamara bergenetika gurun pasir. Itu sebabnya dia menuduh Tsamara tidak betah dengan hal-hal yang berbau nasionalis.

“Jadi dia kembali ke habitat aslinya. Dia itu kadrun,” tulis @xeriaz_marhaenisi.

Warganet dengan akun @xeriaz_marhaenisi juga mengatakan bahwa jika dirinya memegang otoritas tertinggi di Indonesia, dia akan mengeluarkan dekrit untuk memerintahkan angkatan bersenjata. Lalu mengirim seluruh keturunan imigran arab yaman ke camp solusi final akhir.

“Saya pastikan akan jauh lebih ekstrim apa yang pernah dilakukan Nazi Jerman terhadap orang Yahudi,” terangnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polisi polri partai solidaritas indonesia Tsamara Amany
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top