Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Muhammadiyah dan NU Beda Jalan Soal Penetapan Awal Puasa Ramadan

Muhammadiyah akan memulai awal puasa pada Sabtu (2/4/2022). Sementara NU baru memulai awal ramadan pada Minggu (3/4/2022).
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 01 April 2022  |  19:49 WIB
Muhammadiyah dan NU Beda Jalan Soal Penetapan Awal Puasa Ramadan
Ilustrasi orang sedang berdoa - Freepik
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Dua organisasi Islam terbesar di Indonesia, Muhammadiyah dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memberikan keputusan yang berbeda perkara penetapan 1 Ramadan 1433 Hijriyah tahun 2022. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Muhammadiyah telah mengumumkan penetapan 1 Ramadan jatuh pada Sabtu, 2 April 2022. Hal itu seperti disampaikan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir.

"Tinggi bulan pada saat matahari terbenar di Yogyakarta +2 derajat 18 menit 12 detik atau hilal sudah wujud di seluruh wilayah Indonesia pada saat matahari terbenam, bulan berada di atas ufuk," ujarnya pada Jumat (1/4/2022).

Sementara itu, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf mengatakan lembaga Falakiyah PBNU menyebut jika ketinggian 2 derajat lebih 4 menit dan 3 derajat 4 menit, maka hasilnya hilal sulit untuk dilihat.

Selain itu, disebutkan bahwa umur bulan yang belum mencapai 8 jam sehingga apabila hilal masih tidak nampak, maka akan dilakukan istikmal yakni digenapkan, hal itu berarti bulan Sya'ban menjadi 30 hari.

Dengan demikian, keputusan 1 Ramadhan 1443 H bisa jatuh bertepatan dengan Ahad, 3 April 2022. Keputusan itu sama dengan pemerintah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

muhammadiyah pbnu
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top