Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bacaan Niat, Hukum, dan Tata Cara Mandi Junub saat Puasa

Berikut tata cara mandi junub atau mandi wajib saat akan menunaikan ibadah puasa, lengkap dengan bacaan niat dan hukumnya.
Aliftya Amarilisya
Aliftya Amarilisya - Bisnis.com 31 Maret 2022  |  11:17 WIB
Ilustrasi mandi junub atau mandi wajib
Ilustrasi mandi junub atau mandi wajib

Bisnis.com, SOLO - Tak lama lagi bulan Ramadan akan tiba. Selain wajib untuk mengetahui bacaan niat puasa, umat Islam yang sudah balig juga perlu memahami tata cara mandi junub sebelum berpuasa.

Untuk diketahui, mandi junub atau yang juga kerap disebut dengan mandi wajib ini adalah proses membersihkan atau mensucikan diri dari hadas besar.

Dilansir dari NU Online, sebagaimana difirmankan Allah dalam surat Al-Maidah ayat 6, dikatakan bahwa "Dan jika kalian junub maka bersucilah."

Nah, lalu siapa sajakah yang diwajibkan untuk melakukan mandi junub ini?

Mereka di antaranya adalah sepasang suami istri setelah berhubungan badan, perempuan yang masa menstruasi atau haidnya selesai, perempuan yang darah nifasnya telah berhenti, laki-laki yang mengeluarkan mani, dan seseorang yang baru saja masuk Islam (mualaf).

Bacaan niat mandi junub

1. Doa mandi junub bagi suami-istri usai berhubungan badan

Nawaitul Ghusla Liraf'il Hadatsil Akbari Fardhan Lillaahi Ta'aala
Artinya: Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar, fardhu karena Allah ta'ala.

2. Doa mandi junub usai berhentinya darah nifas

Nawaitul Ghusla Lirafil Hadatsil Nifasi Lillahi Ta’ala
Artinya: Aku niat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari nifas karena Allah ta’ala.

3. Doa mandi junub usai masa menstruasi

Nawaitul Ghusla Lifraf il Hadatsil Haidil Lillahi Ta'ala
Artinya: Aku niat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari haid karena Allah Ta'ala.

Tata cara mandi junub

1. Membaca niat mandi junub.
2. Membasuh tangan kanan dan kiri sebanyak tiga kali.
3. Membersihkan kemaluan dan bagian lain yang dianggap kotor, seperti dubur, ketiak, pusar, hingga sela jari kaki menggunakan tangan kiri.
4. Mencuci kembali kedua tangan agar terhindar dari najis.
5. Berwudu.
6. Membasuh rambut dan kepala dengan sela-sela jari yang basah.
7. Mengguyur kepala sebanyak tiga kali secara menyeluruh di bagian kepala dan kulit kepala.
8. Menyiram tubuh secara merata dari ujung rambut hingga ujung kaki, dimulai dari bagian kanan lalu dilanjutkan ke bagian kiri.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

islam Puasa Ramadan doa
Editor : Aliftya Amarilisya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top