Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Vaksin Booster Jadi Syarat Mudik Lebaran, Presiden Ingin Setiap Daerah Aman Dari Covid-19

Vaksinasi booster Covid-19 menjadi syarat bagi masyarakat yang akan melakukan mudik pada Lebaran mendatang.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 25 Maret 2022  |  22:40 WIB
Sejumlah calon penumpang bersiap menaiki bus di Terminal Bekasi, Jawa Barat, Senin (19/7/2021). Menurut data UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah) Terminal Bekasi, pemudik tujuan Sumatera dan Jawa jelang Hari Raya Idul Adha pada PPKM Darurat mengalami penurunan 70 persen dengan rata-rata jumlah penumpang sebanyak 250 orang per hari.  - Antara Foto/Fakhri Hermansyah/wsj.\r\n
Sejumlah calon penumpang bersiap menaiki bus di Terminal Bekasi, Jawa Barat, Senin (19/7/2021). Menurut data UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah) Terminal Bekasi, pemudik tujuan Sumatera dan Jawa jelang Hari Raya Idul Adha pada PPKM Darurat mengalami penurunan 70 persen dengan rata-rata jumlah penumpang sebanyak 250 orang per hari. - Antara Foto/Fakhri Hermansyah/wsj.\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Vaksinasi booster Covid-19 menjadi syarat bagi masyarakat yang akan melakukan mudik pada Lebaran mendatang.

Keputusan itu diambil sebagai upaya menekan potensi penyebaran virus akibat mobilitas masif pada Hari Raya Idulfitri.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyampaikan bahwa Presiden Jokowi selalu memperhatikan acara-acara besar termasuk yang bertaraf internasional atau melibatkan mobilitas masyarakat tinggi agar aman dari Covid-19.

"Sebagai contoh, kerjasama pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan Masyarakat, Bali sebagai tempat perhelatan acara resmi internasional seperti G20, mampu meningkatkan cakupan vaksinasi booster sebesar 26 persen hanya dalam kurun waktu 3 minggu," katanya kepada Bisnis, Jumat (25/3/2022).

Wiku melanjutkan, pemerintah memberikan perhatian tinggi untuk kondisi pandemi di Nusa Tenggara Barat (NTB) dimana MotoGP Mandalika diselenggarakan.

Data Satgas Covid-19, katanya, menunjukkan NTB telah berhasil masuk dalam PPKM level 1 diiringi dengan meningkatnya cakupan vaksin booster sebesar 5 persen dalam waktu singkat, dimana cakupan vaksin lengkapnya sudah diatas 80 persen.

"Demikian pula, pemerintah memberikan perhatian yang sama untuk meningkatkan cakupan vaksinasi booster di berbagai daerah agar kegiatan mobilitas masyarakat antar daerah termasuk mudik dapat aman Covid-19," ujar Wiku.

Dia pun memohon dukungan masyarakat terhadap upaya pemerintah dalam mengendalikan pandemi Covid-19, termasuk dengan menaati protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi booster saat mudik Lebaran nanti.

"Saya mohon masyarakat dapat mendukung tujuan ini demi kesehatan bersama," pungkasya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi Mudik Lebaran Covid-19 Wiku Adisasmito Vaksin Booster
Editor : Pandu Gumilar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top