Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ramadan Sebentar Lagi, Ini Niat Puasa Qadha Ramadan, Arti, dan Waktu Membacanya

Mereka yang mengqadha puasa Ramadan juga wajib memasang niat puasa qadhanya di malam hari, setidaknya menurut Mazhab Syafi’i.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 19 Maret 2022  |  13:04 WIB
Hotel Tentrem Semarang menawarkan paket berbuka puasa dengan harga Rp350.000 per pax. (Foto: Istimewa)
Hotel Tentrem Semarang menawarkan paket berbuka puasa dengan harga Rp350.000 per pax. (Foto: Istimewa)

Bisnis.com, JAKARTA - Mereka yang meninggalkan puasa di bulan Ramadan harus mengganti puasa wajib tersebut di luar bulan Ramadhan.

Mereka yang mengqadha puasa Ramadan juga wajib memasang niat puasa qadhanya di malam hari, setidaknya menurut Mazhab Syafi’i.

Syekh Sulaiman Al-Bujairimi dalam Hasyiyatul Iqna’-nya mengatakan disyaratkan memasang niat di malam hari bagi puasa wajib seperti puasa Ramadhan, puasa qadha, atau puasa nadzar. Syarat ini berdasar pada hadits Rasulullah SAW, ‘Siapa yang tidak memalamkan niat sebelum fajar, maka tiada puasa baginya.’ Karenanya, tidak ada jalan lain kecuali berniat puasa setiap hari berdasar pada redaksi zahir hadits.

Adapun berikut ini adalah lafal niat qadha puasa Ramadan:

Nawaitu shauma ghadin ‘an qadha’I fardhi syahri Ramadhana lillâhi ta‘âlâ.

Artinya, “Aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadan esok hari karena Allah SWT.”

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Puasa bulan puasa awal puasa puasa ramadan buka puasa menu buka puasa menu puasa tips puasa bugar Tips Puasa
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top