Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tragis! Berikut Foto Terkini Situasi Ukraina Dibombardir Rusia

Rusia membombardir Ukraina. Bahkan pasukan Beruang Merah sudah mengepung Ibu Kota Kiev. Berikut ini foto-foto penampakan perang di Ukraina.
Abdullah Azzam
Abdullah Azzam - Bisnis.com 25 Februari 2022  |  15:03 WIB
Mayat seorang prajurit tanpa lencana yang diklaim militer Ukraina sebagai prajurit tentara Rusia yang tewas dalam pertempuran, tergeletak di sebuah jalan di luar kota Kharkiv, Ukraina, Kamis (24/2/2022). REUTERS - Maksim Levin
Mayat seorang prajurit tanpa lencana yang diklaim militer Ukraina sebagai prajurit tentara Rusia yang tewas dalam pertempuran, tergeletak di sebuah jalan di luar kota Kharkiv, Ukraina, Kamis (24/2/2022). REUTERS - Maksim Levin

Bisnis.com, JAKARTA - Invasi militer Rusia ke Ukraina terus berlanjut, Ibu kota Ukraina, Kiev, kembali mendapat serangan rudal balistik atau rudal jelajah pada Jumat (25/2/2022).

"Serangan di Kiev dengan rudal balistik atau rudal jelajah masih terus berlanjut," ungkap Penasihat Kementerian Dalam Negeri Ukraina Anton Geraschenko.

Sejumlah reporter juga melaporkan adanya suara ledakan di beberapa lokasi yang berbeda. Helikopter milik Rusia pun terlihat melintas di atas rumah-rumah warga. Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan pada pidatonya, setidaknya ada 137 orang meninggal dunia pada Jumat pagi.

Sebanyak 100.000 orang melarikan diri setelah Rusia melancarkan invasi melalui darat, udara dan laut menyusul serangan Rusia ke sejumlah wilayah Ukraina.

Ledakan dan tembakan rudal dilaporkan mengguncang kota-kota besar Ukraina hingga tadi pagi. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan bahwa 137 warga Ukraina, baik personel militer maupun sipil, tewas pada hari pertama sebagaimana dikutip ChannelNewsAsia.com, Jumat (25/2).

Berikut foto-foto terkini kondisi Ukraina setelah serengan militer Rusia :

Ledakan dari serangan rudal Rusia terlihat di dekat Dnipro, Ukraina, Kamis (24/2/2022). REUTERS

Kobaran api terlihat keluar di instalasi militer ukraina di dekat bandara di Ukraina Timur, di Mariupol, Kamis (24/2/2022). REUTERS/Carlos Barria

Sebuah bangunan tempat tinggal rusak  setelah Rusia melancarkan operasi militer besar-besaran terhadap Ukraina, di Kyiv, Ukraina, Kamis (25/2/2022). REUTERS/Umit Bektas

Sebuah bangunan tempat tinggal rusak  setelah Rusia melancarkan operasi militer besar-besaran terhadap Ukraina, di Kyiv, Ukraina, Kamis (25/2/2022). REUTERS/Umit Bektas

Sisa-sisa rudal yang mendarat di jalan setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengizinkan operasi militer di Ukraina timur, di Kyiv, Ukraina, Kamis (24/2/2022). REUTERS/Valentyn Ogirenko

Mayat seorang prajurit tanpa lencana yang diklaim militer Ukraina sebagai prajurit tentara Rusia yang tewas dalam pertempuran, tergeletak di sebuah jalan di luar kota Kharkiv, Ukraina, Kamis (24/2/2022). REUTERS/Maksim Levin

Pesawat Antonov Angkatan Bersenjata Ukraina yang ditembak jatuh di wilayah Kyiv, Ukraina, Kamis (24/2/2022). Layanan pers Darurat Negara Ukraina Layanan/Handout melalui REUTERS

Warga berlindung di stasiun kereta bawah tanah saat terjadi invasi militer Rusia di Ukraina timur, di Kyiv, Ukraina, (24/2/2022). REUTERS/Viacheslav Ratynskyi

Warga berjalan di perbatasan antara Polandia dan Ukraina, setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengizinkan operasi militer di Ukraina timur, di Medyka, Polandia, Kamis (24/2/2022).REUTERS/Kacper Pempel

Warga Ukraina terjebak dalam kemacetan saat mereka meninggalkan kota Kharkiv, setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengizinkan operasi militer di Ukraina timur, di wilayah Kharkiv, Ukraina, (24/2/2022). REUTERS/Antonio Bronic

Demonstran menghadiri rapat umum untuk mendukung Ukraina setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengizinkan operasi militer di Ukraina timur, di Praha, Republik Ceko, Kamis (24/2/2022). REUTERS/David W Cerny
Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rusia ukraina Perang Rusia Ukraina Volodymyr Zelensky
Editor : Abdullah Azzam

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top