Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sejarah Singkat Gamelan, Sudah Ada Sejak Tahun 404 Masehi

Berikut ini sejarah singkat Gamelan yang telah ditetapkan oleh Unesco sebagai WBTB milik Indonesia.
Setyo Puji Santoso
Setyo Puji Santoso - Bisnis.com 16 Desember 2021  |  13:56 WIB
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyempatkan diri mengikuti latihan gamelan grup
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyempatkan diri mengikuti latihan gamelan grup "Dadali Gamelan" di KBRI Moskow, di sela-sela rangkaian kunjungan kerjanya ke Rusia. - IstiArmanatha Nasir, Juru Bicara Menlu

Bisnis.com, SOLO United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) resmi menetapkan Gamelan sebagai Wisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia.

Informasi tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo pada Rabu (15/12/2021).

"Kabar baik hari ini datang dari kantor pusat UNESCO di Paris. Badan PBB itu menetapkan gamelan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (Intangible Cultural Heritage) UNESCO. Indonesia akan terus melestarikan gamelan melalui pendidikan, festival, pertunjukan, dan pertukaran budaya," kata Jokowi dikutip dari akun Twitternya.

Dengan adanya penetapan itu diharapkan warisan budaya tersebut dapat terus dilestarikan dan dikembangkan.

Sejarah singkat Gamelan

Seperti diketahui, Gamelan sudah menjadi bagian kehidupan sehari-hari rakyat di berbagai daerah di Indonesia.

Gamelan sendiri diperkirakan sudah ada sejak tahun 326 saka (404M).

Dikutip dari laman kebudayaan.pdkjateng.go.id, penggambaran terkait Gamelan itu bisa dilihat pada relief Candi Borobudur dan Prambanan. Alat musik tradisi tersebut biasa digunakan untuk mengiringi pagelaran wayang dan tari.

Seiring waktu, Gamelan Jawa berdiri sendiri sebagai sebuah pertunjukan musik lengkap dengan penyayi (Sinden).

Gamelan terdiri dari seperangkat instrumen yakni Gendang, Gong, Suling, Bonang, Siter, Rebab, Kempul, Kempyang, Kethuk, Saron, Gender, Slenthem, Kemanak, Cemplung.

Gendang adalah ‘pamurba irama’ yang berfungsi sebagai pengatur irama dan tempo gendhing yang dimainkan. Penabuh Gendang ditempatkan sebagai pimipinan karawitan pengiring.

Gamelan dalam sejarahnya telah mengalami perubahan dan perkembangan yang luar biasa baik dilihat dari wujud, makna kualitas, kuantitas, fungsi dan kegunaannya. Makna gamelan lainnya yaitu suatu benda hasil dari digembel atau dipukul-pukul.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gamelan
Editor : Setyo Puji Santoso

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top