Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Salah Paham, Kopassus vs Brimob Bentrok di Papua

Bentrokan tersebut terjadi karena kesalahpahaman antara personil Satgas Nanggala Kopassus dengan Satgas Amole.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 29 November 2021  |  11:32 WIB
Salah Paham, Kopassus vs Brimob Bentrok di Papua
Ilustrasi - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Polda Papua menjelaskan isu bentrok antara Anggota Brimob dengan Kopassus di Barak O Mile 72 Distrik Tembagapura, Mimika, Papua, pada beberapa waktu lalu.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan kasus tersebut merupakan kesalahpahaman antara personil Satgas Nanggala Kopassus dengan Satgas Amole.

Dia menjelaskan kesalahpahanan tersebut berawal dari enam personel Satgas Amole Kompi 3 yang berada di Pos RCTU Ridge Camp Mile 72 yang sedang berjualan rokok.

Kemudian, tiba Personel Nanggala Kopassus sebanyak 20 orang membeli rokok dan komplain mengenai harga rokok yang dijual personel Amole Kompi 3 penugasan.

"Selanjutnya dan pengeroyokan dengan menggunakan benda tumpul dan tajam terhadap enam Personel Amole Kompi 3 Penugasan," kata Ahmad dalam keterangannya, Senin (29/11/2021).

Dia mentatakan pimpinan para pihak yang terlibat langsung berkoordinasi untuk menyelesaikan kesalahpahaman tersebut. Ahmad menegaskan, saat ini permasahalahn tersebut telah diselesaiakan secara damai.

"Selanjutnya, tindakan disiplin terhadap mereka yang terlibat perkelahian akan tetap dilakukan," katanya.

Dia menegaskan pasca-kejadian tersebut, situasi di Kabupaten Mimika khususnya di Ridge Camp Pos RCTU Mile 72 tepat di depan Mess Hall, Timika, Papua aman dan kondusif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kopassus brimob
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top