Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Penyebab Mahasiswa UNS Meninggal saat Diklat Menwa, Diduga Terima Pukulan di Kepala

Kematian Gilang Endi, mahasiswa D4 K3 UNS yang mengikuti diklat Menwa pada Minggu (24/10/2021), disebut disebabkan karena adanya tindak kekerasa di bagian kepala.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 Oktober 2021  |  05:08 WIB
Penyebab Mahasiswa UNS Meninggal saat Diklat Menwa, Diduga Terima Pukulan di Kepala
Universitas Sebelas Maret (UNS) - uns.ac.id
Bagikan

Bisnis.com, Solo - Penyebab kematian mahasiswa Uns, Gilang Endi Saputra, yang mengikuti diklat Resimen Mahasiswa (Menwa) akhirnya terkuak.

Gilang sebelumnya berpamitan kepada keluarganya untuk mengikuti diklat pada Minggu (24/10/2021).

Namun pada Senin (25/10/2021) dini hari, pihak keluarga Gilang mendapat kabar bahwa putranya meninggal dunia.

Polisi pun langsung melakukan penyidikan terhadap kasus yang terjadi di lingkungan kampus UNS.

Melansir dari Solopos, penyebab kematian Gilang untuk sementara ini diduga disebabkan akibat tindakan kekerasan yakni pemukulan di kepala.

Hal tersebut diungkap oleh Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. M. Iqbal Alqudusy, Selasa (26/10/2021).

Menurut Iqbal, korban terkena beberapa pukulan di bagian kepala. Hal itulah yang diduga menjadi penyebab kematian korban.

“Korban meninggal diduga akibat terjadi penyumbatan di bagian otak,” tegas Kabidhumas mewakili Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi.

Keterangan tersebut sejalan dengan hasil autopsi korban yang menandakan adanya tanda-tanda kekerasan.

“Untuk beberapa titik [kekerasan] saya belum bisa sebutkan,” ujar Iqbal.

Meskipun demikian, polisi telah melakukan penyidikan dan mewawancarai beberapa saksi terkait acara kampus tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Solo uns Menwa

Sumber : Solopos

Editor : Restu Wahyuning Asih
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top