Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Fadli Zon Usul Densus 88 Dibubarkan, Lho Kenapa?

Fadli Zon mengkritik pernyataan pihak Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri yang menyebut Taliban menginspirasi teroris di Indonesia.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 06 Oktober 2021  |  13:13 WIB
Fadli Zon Usul Densus 88 Dibubarkan, Lho Kenapa?
Fadli Zon - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Politikus Partai Gerindra Fadli Zon menyayangkan pernyataan pihak Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri yang menyebut Taliban menginspirasi teroris di Indonesia.

“Narasi semacam ini tak akan dipercaya rakyat lagi, berbau Islamifobia. Dunia sdh berubah, sebaiknya Densus 88 ini dibubarkan saja. Teroris memang harus diberantas, tapi jgn dijadikan komoditas,” cuitnya melalui akun Twitter @fadlizon, Selasa (5/10/2021).

Adapun, dalam sebuah diskusi daring, Direktur Pencegahan Densus 88 Anti Teror Kombes Pol. M. Rosidi mengatakan bahwa kemenangan Taliban di Afghanistan bisa dijadikan sebagai sarana propaganda teroris di Indonesia.

“Paling tidak, dapat dijadikan sebagai sarana propaganda mereka maupun dijadikan sarana untuk menstimulus jaringan teroris yang ada di Indonesia," katanya dikutip dari YouTube The Habibie Center, Selasa (5/10/2021).

Dia mengatakan bahwa hal itu terbukti dengan hasil interogasi terhadap salah satu pimpinan Jemaah Islamiyah (JI) yang tertangkap beberapa waktu lalu.

Dalam sebuah ceramah, sambungnya, Pimpinan JI tersebut menyampaikan kepda jemaahnya untuk terus istiqomah seperti yang dilakukan Taliban.

“Kemenangan Taliban ini bisa menjadi contoh atau di-copy-paste oleh kelompok-kelompok [terorisme] lainnya untuk terus berjuang,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

taliban teroris Fadli Zon
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top