Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengendali Emiten Dealer CARS & Nyonya Meneer Lolos dari Jeratan PKPU

Ahabe lolos dari jeratan PKPU setelah hakim Pengadilan Negeri Semarang menolak permohonan PKPU dari Anggraeni Chandra dan Erwin Setia Budi Djaja.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 15 September 2021  |  12:49 WIB
Ilustrasi permohonan PKPU - Freepik.com
Ilustrasi permohonan PKPU - Freepik.com

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Ahabe Niaga Selaras, pengendali emiten dealer otomotif CARS dan Nyonya Meneer, berhasil lolos dari gugatan penundaan kewajiban pembayaran utang atau PKPU

Ahabe lolos dari jeratan PKPU setelah hakim Pengadilan Negeri Semarang menolak permohonan PKPU dari Anggraeni Chandra dan Erwin Setia Budi Djaja. Sidang putusan digelar pada Senin (13/9/2021) kemarin.

"Menolak permohonan PKPU para pemohon," demikian dikutip dari laman resmi PN Semarang, Rabu (15/9/2021).

Seperti diketahui, Permohonan PKPU terhadap Ahabe Niaga Selaras diajukan oleh Erwin Setia Budi Djaja dan Anggreini Candra.

Perkara ini terdaftar dengan nomor 30/Pdt.Sus-PKPU/2021/PN Niaga Smg.

Ahabe Niaga Selaras adalah pemegang saham pengendali PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma (CARS) dengan persentase saham sebanyak 4,69 persen.

Salah satu lini bisnis CARS adalah dealer kendaraan bermotor merek Toyota di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.

Selain sebagai saham pengendali CARS, Ahabe bersama dengan keluarga Hans Pangemanan, anak Lauw Ping Nio, juga tercatat sebagai pengendli PT Bhumi Empon Mustiko, pemilik merek Nyonya Meneer saat ini.

Ahabe adalah salah satu pemegang saham pengendali di PT Bhumi Empon Mustiko. Total kepemilikan saham Ahabe di Bhumi Empon sebanyak 700 lembar saham atau senilai Rp700 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pkpu Nyonya Meneer bintraco dharma cars
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top