Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Via Telepon, Presiden China dan Rusia Sepakati Bantu Afghanistan

Afghanistan dinilai harus bisa mengambil kebijakan dalam dan luar negeri yang moderat dan memutus hubungan dengan semua kelompok teroris.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 Agustus 2021  |  09:50 WIB
Via Telepon, Presiden China dan Rusia Sepakati Bantu Afghanistan
Arsip - Presiden Rusia Vladimir Putin bersalaman dengan Presiden China Xi Jinping saat bertemu disela KTT BRICS ke-11 di Brasilia, Brasil, Rabu (13/11/2019)/Antara Foto - Sputnik/Ramil Sitdikov
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin dilaporkan mencapai kesepakatan via telepon pada Rabu (25/8/2021) untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam membantu Afghanistan yang tengah mengalami situasi sulit saat ini.

Dalam percakapan tersebut, Xi mengatakan bahwa China mendorong semua faksi di Afghanistan membangun kerangka kerja politik inklusif dengan melibatkan beberapa pihak yang lebih luas.

Menurut dia, Afghanistan harus bisa mengambil kebijakan dalam dan luar negeri yang moderat dan memutus hubungan dengan semua kelompok teroris agar bisa bergaul dengan dunia internasional, terutama negara tetangga.

Xi menghormati kedaulatan, kemerdekaan, dan integritas wilayah Afghanistan. China juga ingin berperan konstruktif dalam mendukung penyelesaian konflik politik di Afghanistan.

Sementara itu, Putin berpendapat bahwa situasi di Afghanistan saat ini sebagai bentuk kegagalan kekuatan eksternal yang memaksakan sistem politik di suatu negara sehingga berujung pada kehancuran dan malapetaka pada negara tersebut.

Memperhatikan kepentingan China dan Rusia terkait isu Afghanistan, Putin mengatakan bahwa negaranya memperkuat jalinan komunikasi dan koordinasi dengan China agar bisa berpartisipasi aktif dalam kemitraan multilateral terkait Afghanistan sekaligus memerangi terorisme dan peredaran narkoba.

Rusia juga akan bekerja sama dengan China untuk mencegah dampak dari risiko keamanan di Afghanistan.

Rusia dan China siap menghadapi gangguan kekuatan eksternal demi terpeliharanya stabilitas dan keamanan di kawasan, demikian Putin seperti dikutip media China.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china rusia afghanistan taliban

Sumber : Antara

Editor : Oktaviano DB Hana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top