Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BMKG Ungkap Penyebab Sebagian Wilayah RI Banjir di Musim Kemarau

Saat ini Indonesia sedang mengalami kemarau yang relatif basah karena suhu muka air di wilayah Indonesia saat ini lebih hangat dari normal.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 04 Agustus 2021  |  15:40 WIB
BMKG Ungkap Penyebab Sebagian Wilayah RI Banjir di Musim Kemarau
Peta satelit siklon Choi-Wan/Antara - HO/BMKG

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memaparkan penyebab sejumlah wilayah di Indonesia kering, namun sebagian lainnya banjir di musim kemarau.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menerangkan bahwa cuaca saat ini sesuai dengan prediksi badan tersebut pada Maret 2021. Dia mengatakan saat ini Indonesia sedang mengalami kemarau yang relatif basah.

Dia menuturkan, suhu muka air di wilayah Indonesia saat ini lebih hangat dari normal. Kondisi ini disebabkan musim kemarau tahun ini relatif basah dibandingkan pada waktu normal.

“Ada sebagian di Nusa Tenggara mengalami kekeringan, tapi di wilayah utara khatulistiwa mengalami banjir bandang dan longsor. Dan di beberapa wilayah lain mengalami gempa bumi dalam waktu yang relatif bersamaan,” katanya saat diskusi virtual mitigasi bencana gempa bumi, Rabu (4/8/2021).

“Dan itulah sebabnya kenapa kami bangun sistem peringatan dini multibencana geohidrometeorologi,” sambungnya.

Dia menjelaskan bahwa cuaca dan iklim di Indonesia berbeda dengan daratan di benua lain seperti Amerika, Eropa maupun Australia. Pasalnya, Indonesia terletak di antara dua benua dan samudra.

Menurutnya, cuaca dan iklim di Tanah Air sangat cepat berubah. Iklim di Indonesia dinilai cukup kompleks dan sangat dinamis akibat interaksi antara dua samudra dan dua benua tersebut.

“Inilah yang menyebabkan kita sangat signifikan terdampak dari perubahan iklim global. Ada pulau-pulau yang sangat rentan untuk mengalami kenaikan muka air laut.” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

eropa BMKG kemarau
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top