Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menkes Ungkap Penyebab Kelangkaan Obat saat Lonjakan Covid-19

Kebutuhan obat pada 1 Juni itu melonjak luar biasa bersamaan ketika kasus harian infeksi virus Corona mulai melambung.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 02 Agustus 2021  |  16:47 WIB
Menkes Ungkap Penyebab Kelangkaan Obat saat Lonjakan Covid-19
Menkes Budi Gunadi Sadikin memberikan keterangan pers usai Rapat Terbatas, Senin (10/05/2021), di Jakarta - Humas Setkab - Rahmat
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan bahwa ketersediaan obat-obatan untuk terapi pasien Covid-19 cukup. 

Budi mengungkapkan kebutuhan obat pada 1 Juni itu melonjak luar biasa bersamaan ketika kasus harian infeksi virus Corona mulai melambung. 

“Jadi pada saat itu mulai naik teman-teman di itu meningkatkan bahan bakunya dari impor. Mereka itu kira-kira naikan empat kali, begitu baru datang diproses kasus naiknya sudah 8 kali, kemudian ditambah lagi mau diproses kasus sudah naik lagi sampai 12 kali. Jadi akibatnya kebutuhan untuk satu produk tertentu yang bergantung pada kecepatan produksi itu tidak ngejar,” kata Budi pada konferensi pers, Senin (2/8/2021). 

Dia mengungkapkan bahwa dari mulai produksi sampai jadi, dari impor bahan baku, proses produksi, sampai jadi, kemudian distribusi ke seluruh Apotek itu butuh waktu sekitar 4 sampai 6 pekan.

“Ini membuat kemarin pada saat kasus naik dengan cepat kita nggak siap langsung dengan obat-obatannya kita coba dengan impor juga butuh waktu ya,” jelasnya. 

Budi mengungkapkan bersyukur saat ini selain bahan produksi obat sudah siap di dalam negeri, kasus juga sudah mulai menurun. 

“Sudah masuk hasil produksi di dalam negeri dari teman-teman Gabungan Perusahaan Farmasi dan juga kemudian beberapa obat yang memang impor,” kata Budi. 

Beberapa obat dari impor ada 3 itu, yaitu remdesivir, tocilizumab, dan IVIg, yang sekarang sudah masuk dan dan akan dimonitor terus kebutuhan stoknya sepanjang Agustus ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

menteri kesehatan Virus Corona Covid-19
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top