Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Medan Sulit, Evakuasi Dua Jenazah Teroris MIT Butuh Waktu Empat Hari

Satgas butuh waktu selama empat hari agar bisa mengevakuasi kedua jenazah tersebut, mengingat lokasi evakuasi medannya cukup sulit.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 15 Juli 2021  |  11:30 WIB
Personel Brimob yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Operasi Tinombala 2017 memeriksa kendaraan yang melintas di Pos Pengamanan di Desa Sedoa, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Minggu (2/4). - Antara/Mohamad Hamzah
Personel Brimob yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Operasi Tinombala 2017 memeriksa kendaraan yang melintas di Pos Pengamanan di Desa Sedoa, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Minggu (2/4). - Antara/Mohamad Hamzah

Bisnis.com, JAKARTA--Satuan Tugas (Satgas) Operasi Madago Raya mengevakuasi dua jenazah teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Pimpinan Ali Kalora untuk diidentifikasi.

Wakasatgas Humas Operasi Madago Raya AKBP Bronto Budiyono mengemukakan bahwa pihaknya membutuhkan waktu selama empat hari agar bisa mengevakuasi kedua jenazah tersebut, mengingat lokasi evakuasi medannya cukup sulit.

Menurut Bronto, kedua jenazah teroris MIT tersebut dievakuasi menggunakan helikopter Super Puma milik TNI yang diperbantukan dari Makassar pada hari Rabu 14 Juli 2021.

"Kedua jenazah DPO teroris MIT itu sudah dibawa ke RS Bhayangkara Palu pada hari Rabu 14 Juli 2021 sekitar pukul 15.30 WITA untuk diidentifikasi identitasnya," tuturnya dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (15/7).

Menurut Bronto, kedua jenazah tersebut saat ini sudah dalam kondisi membusuk dan sulit untuk diidentifikasi identitasnya, namun Tim DVI dan Inafis dari Polda Sulawesi Tengah tetap berupaya menelusuri identitas kedua jenazah dengan cara pengambilan sidik jari.

"Tetapi diperlukan bukti pendukung lain berupa tes DNA, sehingga diharapkan adanya kooperatif dari keluarga kedua jenazah untuk segera bisa diambil sampel DNA-nya untuk mempercepat Identifikasi," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tni indonesia timur teroris
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top