Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Covid-19 Naik, Menkes: Butuh Tambahan 20.000 Perawat dan 3.000 Dokter

Menkes mengatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan perawat yang sudah lulus pendidikan dan uji kompetensi, termasuk yang kini berada di tingkat akhir.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 12 Juli 2021  |  14:24 WIB
Sebuah kalimat penyemangat tertulis di hazmat salah satu tenaga kesehatan di Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa (26/1/2021). - Antara
Sebuah kalimat penyemangat tertulis di hazmat salah satu tenaga kesehatan di Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa (26/1/2021). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa upaya meningkatkan kapasitas atau jumlah tempat tidur bagi pasien Covid-19 harus diimbangi juga dengan tambahan tenaga kesehatan seperti dokter dan perawat.

“Kita juga memerlukan tambahan dari perawat dan juga dokter. Kita sudah mengidentifikasi ada kebutuhan antara 16.000-20.000 perawat,” katanya dalam konferensi pers, dikutip dari YouTube Setpres, Senin (12/7/2021).

Menkes mengatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan perawat yang sudah lulus pendidikan dan uji kompetensi, termasuk yang kini berada di tingkat akhir.

Berdasarkan instruksi Presiden Joko Widodo, sambung Menkes, dirinya akan segera berkoordinasi dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk segera menyalurkan perawat-perawat tersebut ke fasilitas-fasilitas kesehatan yang membutuhkan.

Kemudian mengenai dokter, Menkes menyebut ada kebutuhan lebih dari 3.000 dokter seiring dengan peningkatan kasus positif Covid-19.

Dokter-dokter yang akan selesai internship-nya di tahun ini ada sekitar 3.900, jadi kita sudah mempersiapkannya untuk segera masuk,” ujarnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

budi gunadi sadikin dokter kemenkes perawat Covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top