Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SP3 Sjamsul Nursalim, MAKI Kembali Praperadilankan KPK ke PN Jaksel

MAKI meminta pengadilan membatalkan penerbitan surat penghentian penyidikan perkara (SP3) kasus BLBI Sjamsul Nursalim.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 19 Mei 2021  |  10:41 WIB
Sjamsul Nursalim tersangka BLBI.  -  Ilham Mogu
Sjamsul Nursalim tersangka BLBI. - Ilham Mogu

Bisnis.com, JAKARTA -- Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) kembali mempraperadilankan penerbitan surat penghentian penyidikan perakara atau SP3 kasus BLBI Sjamsul Nursalim dan istrinya Itjih Sjamsul Nursalim.

Dikutip dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (Jaksel), gugatan MAKI ditujukan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan didaftarkan pada Selasa (11/5/2021).

Adapun dalam petitumnya MAKI meminta majelis hakim mengabulkan 5 tuntutannya. Pertama, menyatakan menerima dan mengabulkan permohonan praperadilan pemohon untuk seluruhnya.

Kedua, menyatakan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan berwenang memeriksa dan memutus permohonan praperadilan ini. Ketiga, menyatakan pemohon berhak dan berkewajiban mengajukan permohonan Praperadilan dalam perkara ini.

Keempat, menyatakan secara hukum tindakan penghentian penyidikan yang dilakukan KPK terhadap tersangka Sjamsul Nursalim dan Itjih Sjamsul Nursalim adalah Penghentian Penyidikan yang tidak sah dan batal demi hukum dengan segala akibatnya. 

Kelima, memerintahkan penyidikan terhadap Tersangka Sjamsul Nursalim dan Itjih Sjamsul Nursalim wajib dilanjutkan atau memeriksa dan mengadili permohonan praperadilan ini dengan seadil-adilnya sesuai dengan keyakinan hakim dan ketentuan hukum yang berlaku.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeluarkan SP3 alias Surat Pemberitahuan Penghentian Penyidikan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang menyeret nama taipan, Sjamsul Nursalim.

"Hari ini kami menghentikan penyidikan tersangka SN dan ISN," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata pada Kamis (1/4/2021).

Lembaga antikorupsi beralasan SP3 atas kasus Sjamsul Nursalim dilakukan untuk memberikan kepastian hukum. Apalagi, salah satu terdakwa kasus yang sama yakni Syafruddin Temenggung, telah lolos dari jerat hukum di tingkat Mahkamah Agung (MA).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK blbi Sjamsul Nursalim
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top