Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pegawai KPK Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan Pernah Periksa Firli Bahuri Secara Etik

75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lulus TWK telah dinonaktifkan lewat surat keputusan (SK) yang ditandatangani Plh Kepala Biro SDM KPK Yonathan Demme Tangdilintin.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 12 Mei 2021  |  13:21 WIB
Ketua KPK Firli Bahuri saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Minggu (6/12/2020) terkait penahanan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara. - Antara/Humas KPK
Ketua KPK Firli Bahuri saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Minggu (6/12/2020) terkait penahanan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara. - Antara/Humas KPK

Bisnis.com, JAKARTA - Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar-Komisi dan Instansi (PJKAKI) KPK Sujanarko mengungkapkan bahwa Deputi Koordinasi Supervisi, Herry Muryanto masuk dalam daftar 75 pegawai KPK yang tidak lolos asesmen Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Menurut keterangan Sujanarko, Herry adalah pegawai yang sempat memeriksa Firli Bahuri saat tersangkut kasus pelanggaran etik. Kala itu, FIrli masih menjabat sebagai Deputi Penindakan KPK.

"Sebelum jadi pimpinan KPK, waktu jadi deputi kan gonjang-ganjingnya banyak bahkan sempat dilakukan pemerikaan terhadap Firli," kata Sujanarko dalam dikutip dari tayangan YouTube Hariz Azhar, Rabu (12/5/2021).

Sujanarko mengatakan, bahwa Firli sempat tersangkut kasus etik saat menjadi Deputi Penindakan KPK. Hanya saja, Sujanarko tidak membeberkan lebih jauh kasus apa yang menjerat Firli.

Saat terjerat kasus etik, Firli diperiksa oleh Herry Muryanto yang saat itu merupakan bagian dari pengawasan internal.

Lebih lanjut, Sujanarko mengiyakan kategori pegawai yang tak lolos TWK adalah yang tengah menangani kasus besar dan pernah berkonflik terkait idealisme.

"Kalau saya pribadi memandang itu ada benarnya, memang kenyataannya, 75 orang itu banyak orang yang sedang tangani kasus besar, yang kedua, terkonfirmasi memang orang-orang yang masuk kategori 75, itu yang pernah berkonflik terkait dengan idealisme KPK," ucapnya.

Sebelumnya, 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lulus TWK telah dinonaktifkan lewat surat keputusan (SK) yang ditandatangani Plh Kepala Biro SDM KPK Yonathan Demme Tangdilintin.

Penyidik senior KPK Novel Baswedan, masuk dalam daftar 75 pegawai yang dinonaktifkan tersebut. Surat ini ditandatangani pada 7 Mei 2021.

Sejumlah pegawai mengaku sudah menerima surat tersebut pada Selasa (11/5/2021) sore. SK tersebut berisi penetapan keputusan pimpinan KPK tentang hasil tes wawasan kebangsaan yang tidak memenuhi syarat dalam rangka pengalihan pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK ASN Firli Bahuri
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top