Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

AS Sebut Kelangkaan Pasokan Semikonduktor Jadi Prioritas Utama

Amerika Serikat akan secara besar-besaran meningkatkan produksi dan rantai pasokan semikonduktor lokal sejalan dengan kelangkaan pasokan semikonduktor saat ini.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 10 Mei 2021  |  11:03 WIB
Ilustrasi chip -  Bloomberg
Ilustrasi chip - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Perdagangan Amerika Serikat (AS) Gina Raimondo mengungkapkan persoalan kelangkaan semikonduktor adalah prioritas utama saat ini.

Mengutip KBS World pada Senin (10/5/2021), Raimondo membuat pernyataan tersebut dalam sebuah wawancara dengan CBS Amerika Serikat pada hari Minggu (09/05) waktu setempat, di tengah berlanjutnya penutupan beberapa manufaktur mobil di AS akibat kelangkaan semikonduktor.

Dia juga mengatakan AS tengah bekerja secara agresif untuk menuntaskan masalah tersebut, dengan mengutip bahwa tampaknya sejauh ini AS belum memproduksi jumlah semikonduktor yang memadai.

Raimondo memperjelas dalam rancangan UU yang memuat anggaran untuk belanja infrastruktur yang diajukan oleh Presiden AS Biden, US$50 miliar telah dialokasikan untuk produksi semikonduktor di AS. Alhasil, dia meyakini kondisi AS tidak akan terlalu rentan dalam masalah produksi semikoduktor ke depannya.

Dia lebih lanjut mengatakan investasi semikonduktor senilai US$50 miliar selama 5 tahun ke depan tersebut harus terhubung dengan sektor swasta.

Raimondo menegaskan AS akan secara besar-besaran meningkatkan produksi dan rantai pasokan semikonduktor lokal sejalan dengan kelangkaan pasokan semikonduktor.

Pada April lalu, pemerintahan Biden telah mengadakan pertemuan dengan para pemimpin produsen cip terbesar di dunia, seperti Samsung dari Korea Selatan dan TSMC Taiwan untuk membahas isu kelangkaan semikonduktor dan peningkatan investasi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat chip
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top