Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kecam Kekerasan Israel ke Warga Palestina, Muhammadiyah Minta PBB Tegas

Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengecam tragedi kekerasan yang dilakukan Israel terhadap warga sipil Palestina. Terlebih, itu dilakukan pada akhir Ramadan.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 09 Mei 2021  |  12:30 WIB
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir - Antara
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Muhammadiyah Haedar Nashir meminta ketegasan dunia internasional setelah aksi kekerasan yang dilakukan polisi Israel terhadap warga sipil Palestina yang marah karena pengusiran di Sheikh Jarrah.

Hal tersebut disampaikan melalui akun Twitter-nya pada Minggu (9/5/2021). Dia meminta organisasi internasional sekelas PBB dan seluruh masyarakat internasional agar bertindak tegas terhadap segala bentuk kesewenang-wenangan Israel.

“Serta tidak boleh melindunginya. Hentikan segala kekerasan, kekejaman, dan tindakan pengusiran terhadap bangsa Palestina,” tulisnya.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengecam tragedi kekerasan yang dilakukan Israel terhadap warga sipil Palestina. Terlebih, kejadian tersebut dilakukan pada akhir bulan Ramadan ketika semakin banyak warga muslim Palestina mengunjungi Masjid Al-Aqsa.

Haedar menyebut Israel dengan ambisi politik ekspansionisnya terus memaksakan perluasan kawasan kekuasaannya hingga menjadi sumber berbagai masalah di wilayah dan negara Palestina.

“Kami Muhammadiyah dan rakyat Indonesia senantiasa terus membela dan mendukung perjuangan rakyat Palestina demi tegaknya kedaulatan negara Palestina yang bebas dari segala bentuk kesewenang-wenangan Israel,” tutupnya.

Dilansir Al Jazeera, tim medis Bulan Sabit Merah Palestina melaporkan sebanyak 64 warga sipil Palestina, termasuk wanita dan anak-anak terluka akibat bentrokan dengan polisi Israel. Sebanyak 11 orang telah dilarikan ke rumah sakit. Mereka terluka akibat peluru karet, granat kejut atau pukulan dari Israel.

Bentrokan tersebut terjadi sehari setelah tentara Israel menggempur Masjid Al-Aqsa, salah satu masjid paling agung bagi umat Islam, yang mengakibatkan 200 orang terluka.

Ketegangan di Tepi Barat dan Jalur Gaza meningkat pada Ramadan lantaran kemarahan warga Palestina atas klaim sepihak dari pemukim Yahudi pada rumah-rumah di wilayah Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pbb palestina israel
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top