Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bertolak ke AS, Perdana Menteri Jepang Bakal Bahas Persoalan HAM di China

Lawatan ini akan menjadi lawatan pertama Suga ke AS sejak ia menjabat September tahun lalu. Suga juga akan menjadi pemimpin luar negeri pertama yang secara langsung bertemu dengan Biden sejak ia menjabat pada Januari.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 15 April 2021  |  13:39 WIB
Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga (tengah) bersama Madam Suga Mariko (kedua kanan) melambaikan tangan setibanya di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (20/10/2020). Lawatan kenegaraan tersebut dalam rangka meningkatkan hubungan bilateral antarkedua negara.  - ANTARA\r\n
Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga (tengah) bersama Madam Suga Mariko (kedua kanan) melambaikan tangan setibanya di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (20/10/2020). Lawatan kenegaraan tersebut dalam rangka meningkatkan hubungan bilateral antarkedua negara. - ANTARA\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Perdana Menteri Jepang Suga Yoshihide akan berangkat ke Washington dari Tokyo pada Kamis (15/04/2021) malam untuk menggelar pertemuan puncak dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden.

Dilansir oleh NHK, Kamis (15/4/2021), lawatan ini akan menjadi lawatan pertama Suga ke AS sejak ia menjabat September tahun lalu. Suga juga akan menjadi pemimpin luar negeri pertama yang secara langsung bertemu dengan Biden sejak ia menjabat pada Januari.

Dalam pertemuan puncak yang akan diadakan di Gedung Putih pada Jumat (16/04/2021), Suga berharap dapat saling memperkuat kepercayaan personal dan menegaskan kembali aliansi Jepang-AS yang menjadi basis diplomasi dan keamanan nasional Jepang.

Suga juga akan berdiskusi dengan Biden mengenai cara kedua negara dapat bekerja sama guna mewujudkan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

Kedua pemimpin itu akan dengan lugas bertukar pandangan soal hegemoni China yang meningkat. Mereka juga diperkirakan akan memastikan cara menghadapi China dalam bidang-bidang seperti keamanan nasional.

Pengaturan tengah diupayakan untuk sebuah pernyataan bersama setelah pertemuan puncak itu, yang dapat saja menyebutkan Taiwan dan dugaan isu hak asasi manusia di Kawasan Otonomi Xinjiang Uygur, China.

Suga diperkirakan akan mengupayakan kerja sama AS untuk Olimpiade dan Paralimpiade yang sukses, kurang dari 100 hari menjelang pertandingan bergengsi itu.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jepang china amerika serikat
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top