Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

13 Pengedar Narkoba Ditangkap, Polri Sita 50 Kg Sabu & 194 Kg Ganja

Para tersangka pengedar ganja rencananya akan membawa 194 kilogram ganja dari wilayah Aceh ke Jakarta dan Palembang.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 08 April 2021  |  13:08 WIB
Barang bukti sabu-sabu  - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
Barang bukti sabu-sabu - Harian Jogja/Ujang Hasanudin

Bisnis.com, JAKARTA - Bareskrim Polri menangkap 13 orang pengedar narkotika dan mengamankan barang bukti berupa 50 kilogram sabu dan 194 kilogram ganja di wilayah Aceh.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Krisno Halomoan Siregar mengatakan dari 13 orang tersangka tersebut, empat orang di antaranya merupakan pengedar narkotika jenis sabu berinisial ZK, KR, ZK dan ZR.

Keempat tersangka itu, kata Krisno menyimpan barang bukti berupa 50 kilogram sabu di dalam karung goni berwarna putih bertuliskan Quing Shan.

"Keempat pengedar narkotika sabu itu sudah kami amankan," kata Krisno, Kamis (8/4/2021).

Sementara itu, sembilan orang tersangka yang jadi pengedar ganja berinisial SA, HM, FT, IL, MH, MJ, IH, NA dan AK. Menurut Krisno, sembilan tersangka pengedar ganja itu rencananya ingin membawa 194 kilogram ganja dari wilayah Aceh ke Jakarta dan Palembang.

"Kasus ini bisa terungkap berkat kerja sama dari Tim Bea Cukai wilayah Aceh dan Polda Aceh serta Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri," katanya.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 111 ayat (2) subsider Pasal 115 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

narkoba narkotika bareskrim polri
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top