Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ubah Citra Organisasi, Pemuda Pancasila Harus Perkuat Pondasi

Motivator Ary Ginanjar Agustian mengingatkan agar pengurus Pemuda Pancasila mengedepankan pendekatan hati jika ingin mengubah citra organisasi.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 03 April 2021  |  17:43 WIB
Motivator Ary Ginanjar Agustian di Rapai Pleno dan Koordinasi MPN Pemuda Pancasila  -  Istimewa.
Motivator Ary Ginanjar Agustian di Rapai Pleno dan Koordinasi MPN Pemuda Pancasila - Istimewa.

Bisnis.com, JAKARTA - Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila terus berupaya mengubah citra organisasi kemasyarakatan yang dipimpin Japto Soelistyo Soerjosoemarno tersebut.

Dalam acara Pleno I dan Rapat Koordinasi yang digelar Jumat (2/4/2021), jajaran pengurus MPN Pemuda Pancasila mendapatkan materi dari motivator Ary Ginanjar Agustian.

Ary Ginanjar, yang juga merupakan Wakil Ketua Dewan Pakar MPN Pemuda Pancasila, menyampaikan pondasi organisasi merupakan hal yang penting. Dia juga memberikan contoh gempa yang melanda Jepang puluhan tahun silam.

"Pada 1923 ada gempa yang sangat hebat di Jepang. Semua gedung-gedung itu runtuh, kecuali cuma satu gedung saja, Imperial Palace Hotel. Dilakukan riset kenapa gedung ini kok tetap tegak? Akhirnya ketemu [penyebabnya], yaitu pondasi," ujarnya, Sabtu (3/4/2021).

Dia juga memberi contoh kuatnya akar pohon bambu, lantaran anggap bisa menjadi contoh supaya suatu organisasi bisa memiliki pondasi yang kuat.

Pohon bambu itu sebelum dia tumbuh menjadi batang, lanjutnya, akar akan tumbuh selama 5 sampai 7 tahun. Ary menuturkan pondasi dalam organsiasi seperti akar.

Dia mengingatkan jangan sampai ketika 2024 jumlah Anggota PP sudah 10 juta atau mungkin 20 juta, tapi justru kehilangan akarnya.

"Mungkin nanti kita bisa katakan kita sudah punya pesawat terbang, sudah punya meriam, sudah punya industri, tapi jangan lupa Pancasila sebagai dasar negara," jelasnya.

Dia mengatakan Ormas Pemuda Pancasila harus mempertahankan dan memilikispiritual capital, emotional capital, yaitu pemberani, siap tempur, dan siap berkorban. Namun, mempunyai jiwa yang lembut.

Pendiri ESQ Leadership Center ini pun mengaku telah mengusulkan kepada Ketua Umum MPN Pemuda Pancasila Japto Soelistyo Soerjosoemarno agar mengedepankan atau menggunakan pendekatan hati.

"Jadi dengan cara seperti ini maka nanti otomatis mindset-nya nanti akan berubah. Keberaniannya dan militansinya, tapi dikendalikan oleh hati," ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemuda pancasila
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top