Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KLB Demokrat Ditolak, Begini Reaksi Moeldoko

Darmizal membeberkan reaksi Moeldoko dalam menanggapi keputusan pemerintah terkait KLB Demokrat di Deli Serdang, Sumatra Utara.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 01 April 2021  |  21:15 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyampaikan alasannya terlibat dalam kongres luar biasa (KLB) dan menerima tawaran sebagai ketua umum Partai Demokrat versi KLB melalui rekaman video yang diunggah di akun Instagram pribadi dr_moeldoko, Minggu (28/3/2021). - Antara
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyampaikan alasannya terlibat dalam kongres luar biasa (KLB) dan menerima tawaran sebagai ketua umum Partai Demokrat versi KLB melalui rekaman video yang diunggah di akun Instagram pribadi dr_moeldoko, Minggu (28/3/2021). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Salah satu penggagas Kongres Luar Biasa atau KLB Demokrat Deli Serdang, Darmizal membeberkan reaksi Moeldoko dalam menanggapi keputusan pemerintah.

Darmizal menyebut Moeldoko santai menanggapi keputusan tersebut. Dia juga mengatakan Moeldoko tidak heboh menanggapi celaan-celaan yang dialamatkan ke dirinya.

"Ya enjoy aja, itu kan baru halaman pertama dari suatu masalah dari demokrasi dan demokratisasi ke depan," kata Darmizal seperti dilansir dar Tempo, Kamis (1/4/2021).

Menurut Darmizal, Moeldoko adalah seorang jenderal yang santri. Dia mengatakan Mantan Panglima TNI itu tak memperhatikan kalimat-kalimat tak pantas yang menyerang dirinya.

"Paling-paling beliau katakan gini, 'Ah itu kan mengurangi dosa kita. Kalau ada orang mengurangi dosa kita ngapain kita ribut, biarkan saja, kebenaran pasti tegak'. Itu platformnya yang disampaikan ketua umum kami," ucap Darmizal.

Seperti diketahui, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly pada Rabu (31/3/2021) mengumumkan bahwa pemerintah menolak pendaftaran hasil Kongres Luar Biasa Demokrat Deli Serdang.

Yasonna mengatakan hasil verifikasi Kementerian menemukan masih ada berkas yang tak lengkap, di antaranya mandat ketua DPD dan DPC untuk perwakilan yang datang ke KLB Sibolangit.

Darmizal mengatakan pihaknya menghormati keputusan Menkumham tersebut. Dia mengatakan keputusan itu hanya babak baru dan mereka bakal menggugat ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat serta Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta.

Darmizal membantah gugatan ke pengadilan itu merupakan arahan Moeldoko. Dia mengatakan Ketua Umum hasil KLB Demokrat ini mengambil keputusan secara kolektif kolegial setelah meminta pendapat dari para pendukungnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

partai demokrat moeldoko

Sumber : Tempo.Co

Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top