Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kubu Moeldoko Gagal Total, AHY Minta Kader Tak Euforia Berlebihan

AHY mengajak para kader menjadikan peristiwa KLB ilegal sebagai hikmah dan pelajaran berharga untuk meningkatkan soliditas.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 31 Maret 2021  |  15:55 WIB
Partai Demokrat mengukuhkan Agus Harimurti Yudhoyono (keenam dari kiri) sebagai Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) untuk Pemilukada 2018 dan Pemilu 2019 di Wisma Proklamasi, Jakarta, pada Sabtu (17/2/2018). Bisnis.com - Agne Yasa
Partai Demokrat mengukuhkan Agus Harimurti Yudhoyono (keenam dari kiri) sebagai Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) untuk Pemilukada 2018 dan Pemilu 2019 di Wisma Proklamasi, Jakarta, pada Sabtu (17/2/2018). Bisnis.com - Agne Yasa

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimuti Yudhoyono meminta para kader menghindari euforia berlebihan usai Kementerian Hukum dan HAM menolak hasil kongres luar biasa (KLB) Kubu Moeldoko.

Usai putusan tersebut, AHY mengajak para kader menjadikan peristiwa KLB ilegal sebagai hikmah dan pelajaran berharga untuk meningkatkan soliditas. Selain itu, hasil ini juga mesti menjadi momentum untuk kebangkitan partai.

“Jangan euforia yang berlebih-lebihan. Ingat kader Demokrat, sebagai partai yang cerdas dan santun harus tetap rendah hati harus tetap mawas diri,” katanya menyampaikan pernyataan pers, Rabu (31/3/2021).

Selain itu, AHY juga meminta agar kader menghindari fitnah serta hoax. Kader lanjutnya mesti menyampaikan pendapat utamanya di media sosial secara bertanggung jawab.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menolak permohonan hasil KLB Deli Serdang pimpinan Jenderal (Purn) Moeldoko. Penolakan itu disebabkan kubu KLB gagal melengkapi berkas administrasi yang dipersyaratkan sesuai dengan batas waktu yang diberikan.

Salah satu surat yang tidak disertakan adalah surat mandat dari para Ketua DPD dan DPC sebagai pemilik suara sah kepada para peserta KLB yang hadir.

Putusan ini kata dia menunjukkan bahwa tidak terdapat dualisme di tubuh partai tersebut. Agus bahkan mengulang dua kali kalimat tersebut bahwa tidak ada dualisme pada partai bintang mercy tersebut.

“Atas pernyataan pemerintah itu, dengan kerendahan hati kami menerima putusan tersebut. Kami bersyukur keputusan pemerintah ini adalah kabar baik bukan hanya untuk Partai Demokrat, tetapi bagi kehidupan demokrasi di Tanah Air,” tuturnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

partai demokrat moeldoko agus harimurti
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top