Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Beda dari Indonesia, Presiden Chili Kekeuh Tunda Pemilu karena Covid-19

Presiden Chili Sebastian Pinera mengatakan pada bahwa dirinya akan meminta Kongres untuk menunda pemilihan majelis untuk menghasilkan konstitusi baru untuk negara itu dari April hingga Mei 2021 karena meningkatnya kasus virus Corona.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 29 Maret 2021  |  12:24 WIB
Ilustrasi pemandangan di Chili -  Bisnis
Ilustrasi pemandangan di Chili - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Chili memutuskan untuk menunda penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu) tahun ini lantaran pandemi Covid-19.

Keputusan tersebut tentunya berbanding terbalik dengan keputusan Pemerintah Indonesia yang bersikeras menyelenggarakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada 2020 di tengah meningkatnya kasus Covid-19.

Dilansir oleh CTV News pada Senin (29/3/2021), Presiden Chili Sebastian Pinera mengatakan pada bahwa dirinya akan meminta Kongres untuk menunda pemilihan majelis untuk menghasilkan konstitusi baru untuk negara itu dari April hingga Mei 2021 karena meningkatnya kasus virus Corona.

Chili telah mengalami gelombang baru infeksi Covid-19 sejak akhir liburan musim panas di Belahan Bumi Selatan bulan lalu.

"Pemilu yang akan diadakan pada Sabtu 10 April 2021 dan Minggu 11 April 2021, akan diadakan pada akhir pekan Sabtu 16 Mei 2021," kata Pinera.

Pemungutan suara adalah untuk memilih tidak hanya anggota Majelis Konstituante, yang bertugas menghasilkan konstitusi baru, tetapi juga gubernur dan walikota.

"Ini merupakan keputusan yang sangat sulit, tetapi kami harus mengambilnya. Kami memiliki keyakinan penuh bahwa itu yang terbaik untuk negara," kata presiden.

Adapun, jadwal pemilu kongres dan pemilihan presiden pada 21 November 2021 kemungkinan besar tidak ikut diubah.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemilu Chili Covid-19
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top