Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pelaku Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Diduga dari Kelompok Teroris MIT dan JAD Sulawesi

Pola serangan bom bunuh diri yang dilakukan pelaku terhadap tempat ibadah Gereja Katedral Makassar mirip dengan pola yang diajarkan pimpinan kelompok teroris JAD dan MIT kepada para anggotanya.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 28 Maret 2021  |  11:58 WIB
Polisi menutup akses jalan sekitar Gereja Katedral Makassar setelah terjadi ledakan, Minggu (28/3/2021). - Bisnis/Paulus Tandi Bone
Polisi menutup akses jalan sekitar Gereja Katedral Makassar setelah terjadi ledakan, Minggu (28/3/2021). - Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA - Pelaku teror bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar diduga berasal dari jaringan teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang kini terafiliasi dengan Jamaah Ansharud Daullah (JAD) dan ISIS.

Mantan Komandan dari Kelompok Teroris Jamaah Islamiyah (JI) wilayah Asia Tenggara Nasir Abbas menyebut bahwa pola serangan bom bunuh diri yang dilakukan pelaku terhadap tempat ibadah Gereja Katedral Makassar mirip dengan pola yang diajarkan pimpinan kelompok teroris JAD dan MIT kepada para anggotanya.

"Jadi dari modus operandi dan pola bom bunuh diri yang saya lihat di Gereja Katedral Makassar itu, saya curiga bahwa pelakunya adalah Kelompok JAD Sulawesi yang terafiliasi dengan ISIS dan MIT," tuturnya kepada Bisnis, Minggu (28/3).

Nasir memprediksi alasan pelaku melakukan teror bom bunuh diri adalah untuk balas dendam kepada aparat penegak hukum yang dalam beberapa bulan terakhir kerap menangkap anggota JAD dan MIT di wilayah Sulawesi.

"Kemungkinan faktornya adalah balas dendam ya terhadap penangkapan anggota mereka di wilayah Sulawesi belakangan ini serta operasi aparat terhadap MIT," katanya.

Polisi hingga saat ini masih melakukan penutupan akses ke Gereja Katedral Makassar pascaledakan bom. Kepolisian menutup total akses dengan melakukan blokade jalan sekitar lokasi kejadian.

Dari pantauan Bisnis.com, ada beberapa titik penempatan blokade yakni Jalan RA Kartini depan Rumah Jabatan Rektor Universitas Hasanuddin, lalu Jalan Kajalalido dan perempatan Jalan Bontolempangan tepatnya depan kantor Golkar Sulsel.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makassar gereja bom bunuh diri
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top