Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DPR Apresiasi Pencopotan Kapolsek yang Terlibat Kasus Narkoba

Kapolsek Astana Anyar, Kompol Yuni Purwanti Dewi dan sejumlah anggota Polri lainnya ditangkap saat berpesta narkoba jenis sabu-sabu.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 19 Februari 2021  |  14:59 WIB
Ilustrasi - Jibiphoto
Ilustrasi - Jibiphoto

Bisnis.com, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Rudy Masud mengapresiasi tindakan cepat dan tegas yang diambil Polri dalam menangani kasus narkoba yang melibatkan Kapolsek Astana Anyar, Kompol Yuni Purwanti Dewi dan sejumlah anggota Polri lainnya.

Politisi muda dari Partai Golkar Dapil Kalimantan Timur tersebut menyatakan jika perlu Kapolda Jawa Barat Irjen Ahmad Dofiri segera mencopot jabatan Kompol Yuni. Jika perlu, tegas dia, anggota kepolisian tersebut mesti diberhentikan secara tidak hormat dari institusi korps baju cokelat tersebut.

“Tindakan tegas Kapolda patut kita apresiasi atas pencopotan jabatan Kapolsek Astana Anyar tersebut. Namun, karena ini menyangkut wibawa dan kehormatan korps, maka menurut saya Kompol Yuni layak diberhentikan secara tidak hormat,” katanya, Jumat (19/2/2021).

Rudy menambahkan, kasus narkoba merupakan kejahatan luar biasa yang harus diperangi bersama-sama tanpa pandang bulu. Kapolri baru pun telah menyatakan tekad bulatnya untuk memberantas kasus narkoba kepada jajarannya.

“Komitmen Polri untuk memerangi narkoba harus kita dukung. Sebagai mitra Polri, kami Komisi III DPR RI sangat mendukung langkah-langkah konkret Kapolri untuk mewujudkan insitusi ini semakin dicintai rakyat dan menjadi lebih profesional serta berprestasi. Bravo Polri!,” kata Rudy.

Terkuaknya pesta narkoba jenis sabu-sabu yang dilakukan oleh perwira menengah Kepolisian RI itu di wilayah Bandung itu dinilai memilukan karena melibatkan belasan anak buahnya. Wajah Kapolri baru Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo seolah tercoreng.

Pasalnya, Kapolri Listyo Sigit Pramono yang dilantik Presiden Joko Widodo pada akhir Januari lalu dalam visinya membawa semangat baru untuk meningkatkan citra dan wibawa korps Bhayangkara yang selama ini masih perlu ditingkatkan profesionalitasnya.

“Di tengah semangat membangun institusi Polri yang lebih berwibawa dan profesional oleh Kapolri baru, justru seorang perwira menengah dan belasan anggota kepolisian di Bandung malah tertangkap basah pesta sabu. Ini sangat memalukan dan mencoreng wajah Kapolri baru,” kata Rudy.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri partai golkar Listyo Sigit Prabowo
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top