Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Novel Baswedan Dipolisikan, Deputi Penindakan KPK Siap Bantu

Dia juga berharap, bahwa pihak kepolisian dapat memaknai pelaporan yang ditujukan kepada Novel dengan bijak.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 16 Februari 2021  |  07:50 WIB
Penyidik KPK Novel Baswedan (kiri) menyapa awak media usai rekonstruksi kasus penyiraman air keras terhadap dirinya di Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta, Jumat (7/2/2020). -  ANTARA / Dhemas Reviyanto
Penyidik KPK Novel Baswedan (kiri) menyapa awak media usai rekonstruksi kasus penyiraman air keras terhadap dirinya di Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta, Jumat (7/2/2020). - ANTARA / Dhemas Reviyanto

Bisnis.com, JAKARTA - Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Karyoto angkat bicara terkait pelaporan penyidik Novel Baswedan ke kepolisian. Dia menyatakan bakal membantu Novel Baswedan menghadapi pelaporan tersebut.

"Prinsipnya, Novel adalah anggota saya dan apapun yang terjadi saya wajib membantu ya," kata Karyoto, Senin (15/2/2021).

Dia juga berharap, bahwa pihak kepolisian dapat memaknai pelaporan yang ditujukan kepada Novel dengan bijak.

"Kalau dia dilaporkan, bagi pelapor mungkin dia sah-sah saja melapor ke polisi, tapi paling tidak saya selaku atasan di sini mengharapkan bahwa Polri betul-betul bijak memaknai pelaporan itu. Dan kalau mungkin bisa dicarikan jalan keluar terbaik saya akan support," ujarnya.

Karyoto juga menyebut, bahwa pelaporan terhadap Novel ini tidak memicu gesekan antara KPK dengan Polri. Pasalnya, menurt Karyoto, tugas pemberantasan korupsi tidak hanya diemban KPK, melainkan sinergi dengan Polri maupun Kejaksaan.

"Tentunya kalau ini memicu konflik di antara KPK dengan Polri saya rasa tidak sejauh itu, hubungan kami sangat bagus harmonis sinergi dan kami saling mendukung," katanya.

Novel telah dilaporkan ke Bareskrim Polri atas cuitannya di akun Twitter yang dianggap melakukan provokasi dalam mengomentari wafatnya Ustaz Maaher At-Thuwailibi di Rutan Bareskrim Polri.

Dia meyakinkan, bahwa pelaporan atas Novel tersebut tidak akan memicu konflik antara Polri dan KPK. Menurutnya, hubungan antardua institusi tersebut saat ini sangat bagus dan saling mendukung dalam pemberantasan korupsi.

"Kalau mungkin bisa dicarikan jalan keluar terbaik saya akan support, dan tentunya kalau ini memicu konflik di antara KPK dengan Polri saya rasa tidak sejauh itu. Hubungan kami sangat bagus, harmonis, sinergis, dan kami saling mendukung karena apa pun yang ada di depan kami, tugas pemberantasan korupsi itu diemban oleh KPK, kepolisian, kejaksaan sehingga kami harus bersinergi," ujarnya.

Diketahui, Ormas Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa Mitra Kamtibmas (PPMK) telah melaporkan Novel ke Bareskrim Polri pada Kamis (11/2/2021).

"Kami melaporkan Saudara Novel Baswedan, karena dia telah melakukan cuitan di Twitter yang diduga ujaran hoaks dan provokasi," kata Wakil Ketua DPP PPMK Joko Priyoski, di Kantor Bareskrim Polri Jakarta saat itu.

Dalam pelaporan itu, pihaknya menuding Novel Baswedan melanggar Pasal 14, Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 dan Pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) UU Nomor 18 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Ormas PPMK pun pada Senin (5/2/2021), juga telah melapor Novel ke Dewan Pengawas KPK berkaitan dengan kode etik KPK.

Sebelumnya, Novel Baswedan merasa miris mendengar kabar meninggalnya Ustaz Maaher di Rutan Bareskrim Polri. Novel meminta supaya aparat penegak hukum tidak keterlaluan dalam menangani perkara yang bukan "extraordinary crime".


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK novel baswedan
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top