Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Koalisi Arab Tembak Jatuh Empat Drone Houthi Yaman

Al-Maliki mengatakan, bahwa serangan itu mengancam keamanan regional dan internasional.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 08 Februari 2021  |  08:26 WIB
Yaman/Ilustrasi/Reuters
Yaman/Ilustrasi/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Pasukan Koalisi Arab berhasil mencegat dan menghancurkan empat drone yang diluncurkan oleh milisi Houthi Yaman ke negara tersebut kemarin.

“Pesawat tak berawak itu dikirim secara sistematis dan sengaja untuk menargetkan wilayah sipil dan warga sipil di wilayah selatan," ujar juru bicara koalisi Arab,  Turki Al-Maliki.

Saudi Press Agency melaporkan, tiga drone ditembak jatuh pada Minggu (7/2/2021) malam dan yang lainnya dicegat pada pagi hari setelah diluncurkan menuju Kerajaan Arab Saudi.

Al-Maliki mengatakan, bahwa serangan itu mengancam keamanan regional dan internasional.

"Koalisi mengambil tindakan yang diperlukan untuk menetralkan dan menghancurkan kemampuan spesifik milisi Houthi sesuai dengan hukum humaniter internasional," tambahnya seperti dikutip ArabNews.com, Senin (8/2/2021).

Kuwait mengutuk serangan dengan target wilayah Saudi, dan mengatakan kejahatan keji tersebut mengancam keamanan kerajaan dan wilayah sekitarnya.

Serangan itu merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan humaniter dan memerlukan tindakan segera oleh komunitas internasional.

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengatakan, Dewan Keamanan PBB harus mengekang serangan ini dan menghentikannya.

Yordania juga mengutuk peluncuran empat drone oleh Houthi dan mengatakan pihaknya mendukung Arab Saudi dalam menghadapi segala sesuatu yang mengancam stabilitas dan keamanan rakyatnya.

Disebutkan, bahwa keamanan kedua negara adalah satu dan tidak dapat dipisahkan.

Sedangkan, Presiden Parlemen Arab, Adel Al-Asoumi, mengatakan setiap ancaman terhadap keamanan Kerajaan Arab Saudi dianggap sebagai ancaman bagi keamanan nasional Arab.

"Serangan teroris secara (berulang oleh milisi Houthi yang menargetkan warga sipil tak berdosa dan objek sipil yang dilindungi oleh hukum internasional merupakan kejahatan perang," katanya.

Yousef Al-Othaimeen, sekretaris jenderal Organisasi Kerja Sama Islam, juga mengutuk serangan itu.

Houthi yang didukung Iran semakin sering menggunakan drone sebagai senjata untuk menargetkan Arab Saudi selain rudal balistik. Teheran juga dituduh memasok senjata atau membantu milisi mengembangkannya.

Perang di Yaman dimulai setelah Houthi mengusir pemerintah Presiden Abed Rabbo Mansour Hadi yang diakui PBB dari Ibu Kota Sanaa pada tahun 2014.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

arab saudi yaman
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top