Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bawa Orang Tua, Susi Pudjiastuti Ajak Warganet Hentikan Provokasi

Susi Pudjiastuti berkisah soal kedua orang tuanya yang memiliki latar belakang organisasi keagamaan berbeda.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 30 Januari 2021  |  01:09 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengikuti rapat kerja bersama Komisi IV DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (12/3/2019).  - Antara
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengikuti rapat kerja bersama Komisi IV DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (12/3/2019). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA — Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti geram dengan fenomena provokasi yang merusak kedamaian dan kebersamaan masyarakat Indonesia.

Lewat akun Twitter resminya, Susi mengisahkan bahwa kedua orang tuanya memiliki latar belakang organisasi yang berbeda. Sang Ibu belatar belakang Nahdlatul Ulama dan sang ayah Muhammadiyah.

Cuitan itu diunggah Susi untuk mengomentari banyak cermah keagamaan yang menurutnya muncul di tengah pandemi. Kondisi itu menganggu kenyamanan.

“Kita sering mendengar vlog-vlog yang juga countering sebaliknya. Saling hujat, me-bully perbedaan dan lain-lain. Saya pikir sudah saat kita berbicara untuk ayo menghentikan,” ujarnya melalu akun Twitter resmi yang dikutip, Sabtu (30/1/2021).

Susi mengajak warganet untuk menghentikan hujatan dan bully akan perbedaan. Selain itu, netizen juga diimbau agar menghentikan untuk mengikuti provokasi yang merusak kedamaian dan kebersaman.

“Kita harus bangga dengan selaga perbedaan yang ada yang menjadikan Indonesia kaya akan budaya. Stop memillah dan memisah karena suku dan agama,” ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

twitter Susi Pudjiastuti Warganet
Editor : M. Nurhadi Pratomo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top