Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bupati Sleman Positif Covid-19 Usai Divaksin, BPOM Tak Evaluasi EUA

BPOM tidak akan mengevaluasi izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) pasca-positifnya Bupati Sleman sepekan setelah divaksin.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 22 Januari 2021  |  14:15 WIB
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K. Lukito memberikan sambutan saat acara Pembekalan Finalis Puteri Indonesia 2020 Sebagai Duta Kosmetik Aman di Jakarta, Rabu (4/3/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K. Lukito memberikan sambutan saat acara Pembekalan Finalis Puteri Indonesia 2020 Sebagai Duta Kosmetik Aman di Jakarta, Rabu (4/3/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Bupati Sleman Sri Purnomo terinfeksi positif Covid-19 setelah sepekan menjalani vaksinasi Covid-19. Pemerintah tidak akan mengevaluasi emergency use authorization (EUA) vaksin Sinovac.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito menegaskan tidak akan mengevaluasi izin penggunaan darurat pasca-positifnya Bupati Sleman sepekan setelah divaksin.

“Kalau kasusnya serius dan ada bukti causalitas [sebab-akibat] setelah ada investigas terkait produk, barulah dijadikan pertimbangan [evaluasi EUA]. Tapi kasus ini tidak seperti itu,” katanya kepada Bisnis, Jumat (22/1/2021).

Dia menjelaskan bahwa Bupati Sleman terdeteksi Covid-19 setelah tujuh hari menyuntikan vaksin dosis pertama. Kata dia, efikasi atau tingkat kemanjuran vaksin dalam melawan suatu penyakit dapat dilihat setelah dua kali suntikan.

Selain itu, pembentukan antibodi akan mencapai puncaknya puncaknya setelah 14 hari penyuntikan dosis kedua. Adapun pada kasus Bupati Sleman masih suntikan dosis pertama.

“Juga saat kita disuntik vaksin membutuhkan waktu agar imun sistem kita meningkat sampai tahap melindungi dari vaksin, kan ini juga baru satu dosis, nanti minggu depan baru akan dosis kedua.”

“Itu juga kenapa setelah divaksin, kita tetap harus tegakan protokol 5M untuk melindungi diri kita jika imun sistem belum cukup melindungi,” terangnya.

Sebelumnya, Bupati Sleman Sri Purnomo mengabarkan bahwa dirinya positif terpapar virus Corona kendati tepat sepekan lalu mengikuti program vaksinasi yang dijalankan pemerintah.

Dia mengumumkan hal itu melalui akun instagram resminya, @sripurnomosp, Kamis (21/1/2021). Melalui media sosial tersebut, dia mengunggah sebuah video penjelasan terkait kondisinya.

"Hari ini Kamis 21 Januari 2021, saya Sri Purnomo Bupati Kabupaten Sleman menyampaikan kondisi terkini yang sedang saya hadapi," demikian tulisnya sebagai keterangan yang menyertai unggahan video tersebut.

Dia menjelaskan sempat menjalani tes swab antigen pada Rabu (20/1/2021) dengan hasil positif. Pemeriksaan itu dilanjutkan dengan tes swab PCR dengan hasil yang sama.

"Kemudian siang ini pukul 13.00 Wib saya ke rumah sakit untuk melakukan rontgen thorax dan juga CT Scan thorax dan alhamdulilah hasilnya bagus dan paru-paru saya bersih," terangnya.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sleman Virus Corona Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top