Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Korupsi Jiwasraya, Kejagung Periksa Pejabat Corfina Capital

Penyidik Kejaksaan Agung kembali memeriksa saksi untuk mengungkap skandal korupsi di PT Asuransi Jiwasraya. Salah satu saksi yang dihadirkan hari ini adalah Kepala Keuangan Corfina Capital, Agustina.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 11 Januari 2021  |  20:53 WIB
Petugas menata barang bukti berupa uang sitaan di kantor Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Selasa (7/7/2020). Kejagung menunjukan uang sebesar Rp77 miliar dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero) tahun 2008-2018. ANTARA FOTO - Aditya Pradana Putra
Petugas menata barang bukti berupa uang sitaan di kantor Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Selasa (7/7/2020). Kejagung menunjukan uang sebesar Rp77 miliar dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero) tahun 2008-2018. ANTARA FOTO - Aditya Pradana Putra

Bisnis.com, JAKARTA--Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa Head of Finance atau Kepala Keuangan PT Corfina Capital,  Agustina, terkait dugaan tindak pidana korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

Kepala Pusat Penerangan Hukum pada Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan Agustina diperiksa sebagai saksi untuk tersangka manajer investasi PT Corfina Capital.

Menurutnya, alasan tim penyidik periksa Agustina yaitu untuk mengungkap aksi jual-beli saham yang dilakukan oleh pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya yang terjadi di Bursa efek Indonesia (BEI).

"Pemeriksaan saksi tersebut dilakukan untuk mengungkap kasus tindak pidana korupsi di PT Asuransi Jiwasraya," tuturnya, Senin (11/1).

Seperti diketahui, PT Corfina Capital adalah salah satu dari 13 tersangka manajer investasi dalam kasus tindak pidana korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

Kejagung mengungkapkan 13 manajer investasi tersebut telah berkontribusi merugikan keuangan negara sebesar Rp12,157 triliun dari total kerugian negara dalam kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya sebesar Rp16,81 triliun.

PT Corfina Capital sendiri berdasarkan data dari Kejagung, telah menerima aliran uang dari PT Asuransi Jiwasraya sebesar Rp706 miliar melalui produk reksadana Corfina GP2PRS sebesar Rp446 miliar dan corfina equity syariah Rp260 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korupsi kejagung Jiwasraya
Editor : Edi Suwiknyo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top