Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Covid-19 Naik Tajam, Para Ahli Serukan Pengetatan Total di Inggris

Sebanyak 20.426 orang di Inggris masuk rumah sakit pada 28 Desember. Jumlah itu diperkirakan akan meningkat lebih lanjut seiring dengan peningkatan kasus Covid-19.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 30 Desember 2020  |  09:36 WIB
Pejalan kaki di trotoar Oxford Street, pusat kota London -  Bloomberg / Simon Dawson
Pejalan kaki di trotoar Oxford Street, pusat kota London - Bloomberg / Simon Dawson

Bisnis.com, JAKARTA - Para Ilmuwan dan badan kesehatan Inggris menyerukan pembatasan sangat ketat setelah jumlah kasus terus meningkat dan banyak rumah sakit yang sudah tidak mampu menampung pasien setelah varian baru Covid-19 ditemukan di negara itu.

Menjelang evaluasi pembatasan yang dilakukan pemerintah pada hari ini, kelompok ahli Sage Independen mengatakan bahwa kalau seluruh wilayah negara diisolasi akan ada 'puluhan ribu' kematian yang bisa dihindari.

Sementara itu, NHS Provider, yang mewakili rumah sakit NHS, komunitas layanan kesehatan mental, komunitas ambulans di Inggris, juga menyerukan agar pembatasan tingkat 4 diperluas lebih jauh di seluruh negeri.

Seruan itu muncul pada minggu yang sama ketika jumlah pasien Covid-19 di rumah sakit Inggris melampaui puncaknya pada gelombang pertama.

Sebanyak 20.426 orang masuk rumah sakit pada 28 Desember dan jumlah itu diperkirakan akan meningkat lebih lanjut seiring dengan peningkatan kasus Covid-19.

Pada Selasa, kasus virus corona mencapai rekor tertinggi baru dengan 53.135 kasus yang dilaporkan. Rata-rata kasus selama tujuh hari untuk London secara keseluruhan hingga 24 Desember adalah 807,6 per 100.000 penduduk atau dua kali lipat dari tingkat untuk Inggris keseluruhan.

Sementara itu, di wilayah Thurrock lebih dari 1.300 kasus per 100.000 penduduk untuk periode yang sama.

Sage Independen menyatakan bahwa hal yang menakutkan adalah bahwa kondisi akan terus menjadi lebih buruk. Karena itu diperlukan tindakan radikal sekarang untuk menghindari runtuhnya fasilitas kesehatan dalam beberapa minggu.

“Peningkatan kasus yang sangat cepat di London menunjukkan perlunya pemikiran ulang secara radikal tentang bagaimana menangani Covid-19 ke depan,” menurut Sage Independen menulis dalam pernyataan darurat seperti dikutip TheGuardian.com, Rabu (30/12/2020).

Menteri Kesehattan Matt Hancock akan berpidato di depan parlemen hari ini menyusul pertemuan Komite Covid-19 pemerintah yang diketuai oleh PM Boris Johnson.

Para menteri di bawah tekanan untuk mengambil tindakan untuk membendung infeksi di tengah melonjaknya kasus virus corona sehingga diperlukan pengetatan tingkat empat atau yang paling ketat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

inggris Virus Corona Covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top