Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bansos Tunai Diberikan Januari 2021, Risma: Jangan Dipakai Beli Rokok!

Pemerintah pusat memutuskan untuk mengubah skema bantuan sosial sembako menjadi bantuan langsung tunai (BLT) pada tahun 2021 untuk wilayah Jabodetabek.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 29 Desember 2020  |  12:53 WIB
Menteri Sosial Tri Rismaharini usai dilantik Presiden Jokowi di Istana Negara, Rabu (23/12/2020)  -  Youtube: Setpres RI
Menteri Sosial Tri Rismaharini usai dilantik Presiden Jokowi di Istana Negara, Rabu (23/12/2020) - Youtube: Setpres RI

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Sosial Tri Rismaharani atau Risma mengatakan pihaknya telah mempersiapkan alat atau aplikasi untuk mendeteksi pengunaan bantuan sosial tunai di tengah masyarakat.

Aplikasi itu dibuat demi memastikan masyarakat tidak menggunakan bantuan sosial tunai untuk membeli rokok. Risma mengaku larangan membeli rokok itu berangkat dari pesan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ihwal penggunaan bansos tunai tersebut.

“Tidak ada lagi untuk pembelian rokok dan kami akan pantau karena insyaallah bulan Februari kita sudah menyiapkan alat atau tools. Kami akan mengetahui uang itu dibelanjakan untuk apa saja,” kata Risma selepas Rapat Terbatas ihwal Persiapan Penyaluran Bantuan Sosial Tahun 2021 di Istana Merdeka pada Selasa (29/12/2020).

Risma menegaskan bantuan sosial tunai itu disalurkan pemerintah untuk membantu masyarakat keluar dari krisis kesehatan akibat pandemi Covid-19. Oleh sebab itu, dia meminta, jangan malah digunakan untuk membeli rokok.

“Kita berharap sekali lagi karena itu akan berpengaruh terhadap rencana-rencana oleh pemerintah, jangan sampai beli rokok kemudian sakit,” kata dia.

Sementara itu, pemerintah pusat memutuskan untuk mengubah skema bantuan sosial sembako menjadi bantuan langsung tunai (BLT) pada tahun 2021 untuk wilayah Jabodetabek.

Keputusan itu disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy seusai mengikuti Rapat Terbatas ihwal Persiapan Penyaluran Bantuan Sosial Tahun 2021 di Istana Merdeka pada Selasa (29/12/2020).

“Untuk wilayah Jabodetebek yang tahun ini menggunakan skema sembako akan diubah menjadi bantuan langung tunai yang nanti akan diantar oleh tenaga dari PT Pos ke rumah jadi tidak perlu datang ke kantor pos,” kata Muhadjir melalui keterangan virtual.

Muhadjir menggarisbawahi bantuan langsung tunai itu mesti digunakan dengan segera untuk memenuhi kebutuhan pangan. Alasannya, bantuan langsung tunai itu diharapkan dapat meningkatkan konsumsi rumah tangga di tengah pandemi Covid-19.

“Yang penting lagi, tadi pak presiden sudah wanti-wanti tidak boleh digunakan untuk membeli rokok,” kata dia.

Adapun penyaluran bantuan langsung tunai itu bakal dimulai serentak pada Januari 2021. Selain PT Pos, penyaluran bantuan langsung tunai itu juga dilakuan oleh Bank Himbara yang telah ditunjuk pemerintah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bantuan sosial menteri sosial tri rismaharini Covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top