Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mendagri Sebut Tak Larang Demo, Tapi Jumlah Massa Dibatasi 50 Orang

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan pembatasan 50 orang sama dengan pembatasan saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) awal bulan ini.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 19 Desember 2020  |  03:23 WIB
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan arahan saat Rapat Koordinasi Kesiapan Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (26/6/2020). - ANTARA FOTO/Moch Asim
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan arahan saat Rapat Koordinasi Kesiapan Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (26/6/2020). - ANTARA FOTO/Moch Asim

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyatakan aksi demonstrasi masih bisa dilakukan pada masa pandemi Covid-19, tetapi dengan jumlah massa yang dibatasi.

"Kalau menurut saya, batasi saja 50 orang. Sama seperti kita membatasi [jumlah orang] di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kemarin," ujarnya saat menjadi pembicara dalam ajang penghargaan Innovative Government Awards (IGA) 2020 di Jakarta, Jumat (18/12/2020).

Seperti dilansir Antara, Tito menerangkan jika jumlah massa aksi demonstrasi tidak dibatasi jumlahnya, maka yang terjadi adalah penyebaran Covid-19 secara besar-besaran.

Untuk mencegah hal itu, dia meminta aparat penegak hukum untuk membuat aturan pembatasan jumlah massa. Dengan demikian, proses penyampaian pendapat tetap bisa dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan.

Jika hal ini dapat dilakukan, maka para tenaga pelacak Covid-19 bakal lebih mudah dalam melakukan pelacakan jika ada peserta aksi yang positif.

"Demo boleh, penyampaian pendapat di muka umum, freedom of expression, silakan. Tapi di dalam aturan. Aturan induknya, namanya ICCPR, International Covenant on Civil and Political Rights. Itu dokumen PBB, Pasal 9, tidak menyebutkan tidak ada pembatasan, tetapi menyebutkan tidak ada intervensi," jelas Tito.

Dalam kesempatan yang sama, dia juga meminta kepala daerah untuk membuat aturan mengenai kerumunan pada masa pandemi virus corona, seiring dengan terus naiknya kasus positif Covid-19.

Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 pada Jumat (18/12), jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sudah bertambah 6.689, sehingga totalnya menjadi 650.197 kasus.

Sementara itu, kasus sembuh bertambah 5.016 sehingga totalnya menjadi 531.995 orang. Adapun jumlah pasien Covid-19 yang meninggal bertambah 124 sehingga totalnya menjadi 19.514 orang.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

demo mendagri Virus Corona

Sumber : Antara

Editor : Annisa Margrit

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top