Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pejabat Kemensos Ditangkap KPK, Begini Respons Mensos Juliari

Mensos Juliari Batubara mengaku masih mengikuti perkembangan kasus penangkapan pejabat Kemensos dalam OTT KPK pada Sabtu (5/12/2020).
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 05 Desember 2020  |  11:07 WIB
Menteri Sosial Juliari P Batubara mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/9/2020). ANTARA FOTO - Hafidz Mubarak A
Menteri Sosial Juliari P Batubara mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/9/2020). ANTARA FOTO - Hafidz Mubarak A

Bisnis.com, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini yang terjaring adalah salah satu pejabat di Kementerian Sosial.

Menanggapi hal itu, Menteri Sosial Juliari Batubara mengatakan pihaknya masih mengawasi perkembangan kasusnya. “Kami msh memonitor perkembangannya,” ujarnya kepada Bisnis, Sabtu (5/12/2020).

Adapun, Juliari juga tidak memberikan perincian terkait siapa pejabat yang diduga terlibat dalam kasus yang tengah ditangani oleh komisi anti korupsi tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri membenarkan bahwa KPK telah melakukan tangkap tangan kepada pejabat Kemensos dalam operasi yang dilakukan pada Jumat (4/12/2020) hingga sabtu (5/12/2020).

Penangkapan pejabat Kemensos itu diduga terkait dengan korupsi program bantuan sosial atau bansos di Kementerian Sosial RI dalam penanganan pandemi Covid-19.

"PPK pada Program Bansos di Kemensos RI. Dugaan korupsi PPK telah menerima hadiah dari para Vendor PBJ bansos di Kemensos RI dalam penanganan Pandemi Covid-19," kata Firli, Sabtu (5/12/2020).

Firli mengatakan pejabat Kemensos tersebut telah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk melakukan pemeriksaan. Namun, belum ada informasi lebih detail mengenai pejabat Kemensos yang diamankan dalam OTT KPK.

"Tolong beri waktu kami bekerja dulu, nanti pada saatnya KPK akan memberikan penjelasan. Terima kasih," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK korupsi bansos kemensos OTT KPK Covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top