Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

AS Tuding Israel di Balik Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Iran

Iran tidak memberikan bukti keterlibatan Israel dan Israel tidak membantah atau mengklaim bertanggung jawab atas kematian Fakhrizadeh.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 03 Desember 2020  |  06:18 WIB
Bendera Israel - Reuters
Bendera Israel - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Seorang pejabat senior pemerintah Amerika Serikat (AS) mengatakan Israel berada di balik pembunuhan ilmuwan nuklir top Iran, tetapi menolak memberikan rincian tentang apakah pemerintahan Trump tahu tentang serangan itu sebelum dilakukan atau memberikan dukungan atas serangan tersebut.

Pejabat yang tidak mau disebutkan namanya itu mengatakan bahwa di masa lalu, Israel telah berbagi informasi dengan AS tentang target mereka dan operasi rahasia sebelum melaksanakannya.

Hanya saja, agen negara itu tidak mengatakan jika mereka melakukannya dalam kaitan kasus terbaru.

Ilmuwan nuklir Iran, Mohsen Fakhrizadeh, yang terbunuh pada Jumat, telah menjadi target Israel sejak lama, menurut pejabat itu seperti dikutip CNN.com, Kamis (3/12/2020).

Iran menyalahkan Israel atas serangan itu dan mengatakan operasi tersebut memiliki ciri khas badan intelijen luar negeri Israel, Mossad.

Sementara, Iran tidak memberikan bukti keterlibatan Israel dan Israel tidak membantah atau mengklaim bertanggung jawab atas kematian Fakhrizadeh.

The New York Times pertama kali melaporkan bahwa seorang pejabat AS mengatakan Israel berada di balik serangan itu selama akhir pekan.

Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo mengunjungi Israel kurang dari dua minggu sebelum serangan itu dilakukan.

Perjalan itu mencakup Uni Emirat Arab, Qatar dan Arab Saudi dan di  semua tempat dia membahas Iran dengan rekan-rekannya.

Presiden Donald Trump telah memberi Pompeo kewenangan  untuk terus melakukan "tekanan maksimum" pemerintah selama dua bulan ke depan, kata pejabat itu.

Dia menambahkan bahwa akan ada lebih banyak sanksi AS terhadap Iran minggu ini dan tahun depan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

iran amerika serikat israel
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top