Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IPW Sebut Pilkada 2020 Tak Mungkin Ditunda Lagi, Ini 5 Alasannya

Salah satu alasan Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S Pane adalah tidak adanya jaminan kapan pandemi Covid-19 berakhir.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 01 Desember 2020  |  14:59 WIB
Pekerja melipat surat suara Pilkada Medan di Gudang Logistik KPU Medan, Sumatera Utara, Selasa (17/11/2020). - Antara
Pekerja melipat surat suara Pilkada Medan di Gudang Logistik KPU Medan, Sumatera Utara, Selasa (17/11/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Indonesia Police Watch (IPW) menilai tidak ada alasan menunda Pilkada serentak 2020. Pasalnya pandemi Covid-19 belum diketahui kapan akan mereda.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S Pane menjelaskan bahwa terdapat lima alasan Pilkada serentak 2020 tidak perlu ditunda. Pertama, tidak ada jaminan kapan pandemi Covid-19 berakhir.

Kedua, situasi keamanan di berbagai daerah, terutama yang melaksanakan Pilkada diyakini cukup kondusif. Ketiga, tidak akan terjadi kerumunan massa yang mengkhawatirkan karena pengaturan jam kedatangan para pencoblos sangat ketat.

Keempat, kekhawatiran munculnya klaster baru diperkirakan tidak akan terjadi, mengingat para pencoblos adalah warga sekitar, dengan tingkat partisipasi 60-70 persen. Selain itu, para saksi yang hadir akan mengikuti protokol kesehatan secara ketat,” katanya melalui keterangan resmi, Selasa (1/12/2020).

Alasan terakhir menurut Neta adalah situasi Pilkada serentak akan membuat perekonomian di daerah menggeliat. Sebab sedikitnya ada sekitar Rp20 triliun dana berputar, mulai dari dana politik para calon kepala daerah hingga dana APBD dan APBN yang dikucurkan pemerintah.

Di sisi lain, anggaran Pilkada 2020 yang semula disiapkan pemerintah Rp15,23 triliun, sudah mendapat tambahan anggaran APBN sebanyak Rp4,77 triliun, sehingga total mencapai Rp20,4 triliun.

Penambahan itu menurutnya untuk membiayai anggaran protokol kesehatan pada saat Pilkada dilakukan. Jumlah ini masih ditambah lagi dengan dana dari biaya politik para seluruh calon yang diperkirakan lebih dari Rp5 triliun.

“Sebab itulah IPW menilai tidak ada alasan untuk menunda Pilkada 2020,” tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ipw Pilkada Serentak Pilkada 2020
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top