Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Fadli Zon Sebut Pemerintah Pusat Bersaing dengan Petamburan, Mengapa?

Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Aidil telah memberi penjelasan perihal kendaraan Koopsus TNI di sekitar markas FPI.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 20 November 2020  |  08:24 WIB
Massa menunggu kedatangan Habib Rizieq Shihab di Markas Besar FPI, Petamburan, Jakarta, Selasa (10/11/2020).  - Antara
Massa menunggu kedatangan Habib Rizieq Shihab di Markas Besar FPI, Petamburan, Jakarta, Selasa (10/11/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Politisi Partai Gerindra Fadli Zon angkat bicara terkait rangkaian kendaraan Koopsus TNI melintas di depan markas Front Pembela Islam (FPI), di Petamburan, Jakarta Pusat, pada Kamis (19/11/2020). 

“Apa benar video2 ini? Kalau benar apa maksudnya? Jelas merusak nama baik TNI. Apalagi klu tujuannya menakut2i rakyat. Harus diusut!,” cuitnya melalui akun Twitter @fadlizon, Jumat (20/11/2020).

Adapun seperti diberitakan sebelumnya, Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Aidil  telah memberi penjelasan perihal kendaraan Koopsus TNI di sekitar markas FPI.

Kepada Bisnis, Aidil menyebut kejadian itu bukan hal luar biasa.

"Keberadaan rangkaian mobil TNI di Pertamburan adalah sesuatu yang biasa saja seperti kendaraan lainnya," ujar Aidil, Kamis (19/11/2020) malam.

Dia menambahkan, di dalam kendaraan tersebut tidak ada pasukan atau personel kecuali pengemudi.

Lebih lanjut, dalam cuitan lainnya, Fadli menyindir tindakan tersebut dengan menyebut pemerintah pusat memilih untuk bersaing dengan pemerintah daerah dan bahkan lebih spesifik kawasan Petamburan.

“Alih2 bersaing dg China, AS, India atau Rusia, Pemerintah pusat Republik Indonesia malah bersaing dg DKI Jakarta. Kini lebih spesifik lagi bersaing dg lingkungan teritorial Petamburan,” cuitnya kemudian.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fpi Fadli Zon
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top