Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ceramah Rizieq Shihab, Henry Yosodiningrat: Pengikutnya Malu Gak Ya?

Dia mengaku malu dengan ucapan Rizieq Shihab saat berceramah itu. Padahal, lanjut Henry, dirinya bukan pengikutnya.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 16 November 2020  |  08:08 WIB
Henry Yosodiningrat. JIBI - Bisnis/Nancy Junita @henryyosodiningrat
Henry Yosodiningrat. JIBI - Bisnis/Nancy Junita @henryyosodiningrat

Bisnis.com, JAKARTA - Advokat Henry Yosodiningrat mengomentari ucapan Imam Besar Front Pembela Islam Rizieq Shihab saat memberikan ceramah di depan pengikutnya beberapa waktu lalu.

Dia mengaku malu dengan ucapan Rizieq Shihab saat berceramah itu. Padahal, lanjut Henry, dirinya bukan pengikutnya. Dia pun bertanya-tanya apakah pengikutnya tidak malu mendengar ucapan Rizieq?

"Ya Allah betapa kotornya seorang yang diagung-agungkan sebagai Imam Besar. Saya yang dengarnya malu, padahal bukan pengikutnya. Pengikutnya malu gak ya?" Kata Henry dalam akun Instagramnya @henryyosodiningrat, yang dikutip Senin (16/11/2020).

Diketahui, dalam ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW pada Sabtu malam (14/11/2020) Rizieq menyebut kata l***e. Dia menyebut ada lonte yang mengina habib. Potongan ceramah Habib ini pun viral dan menggegerkan warganet.

"Ada l***e hina habib," kata Rizieq.

Rizieq mengaku tidak marah dengan komentar tersebut.

"Saya enggak marah, cuma ada umat yang marah. Ngancam mengepung lonte. Eh polisi kalang kabut jagain l***e," ujar Rizieq yang kembali membuat jamaah heboh.

Sebelumnya, Henry Yosodiningrat meminta polisi menindaklanjuti kembali laporan pencemaran nama baik terhadapnya yang diduga dilakukan oleh Rizieq Shihab.

Permintaan itu dimuat dalam surat kepada Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Nana Sudjana yang akan diantarkannya pada Rabu (11/11/2020).

"Siang saya antarkan ke Polda Metro Jaya," kata Henry, Rabu (11/11/2020).

Dalam suratnya, Henry menjelaskan bahwa laporan ke Polda Metro Jaya dibuat pada 31 Januari 2017. Laporan itu diterima dan teregister dengan nomor LP/529/l/2017/PMJ/Dit.Reskrimsus.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fpi habib rizieq
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top