Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Tak Hadir ke Istana, Gatot Nurmantyo Tolak Bintang Mahaputera dari Jokowi?

Istana menghormati keputusan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo yang tak hadir untuk menerima penghargaan tanda jasa dari Presiden Jokowi di Istana Negara
residium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo . JIBI/Bisnis-Nancy Junita @kanal youtube refly harun
residium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo . JIBI/Bisnis-Nancy Junita @kanal youtube refly harun

Bisnis.com, JAKARTA - Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo batal hadir memenuhi undangan negara untuk menerima penghargaan tanda jasa Bintang Mahaputera pada hari ini, Rabu (11/11/2020).

Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono mengatakan bahwa Gatot Nurmantyo telah mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait ketidakhadirannya tersebut.

“Pak Gatot bersurat kepada Bapak Presiden [Jokowi] kalau dia tidak hadir. Isinya nanti Pak Menko Polhukan yang akan menyampaikan,” kata Heru kepada awak media, Rabu (11/11/2020).

Lebih lanjut, Heru menilai keputusan sang mantan Panglima TNI tersebut adalah haknya dan harus dihormati.

Mungkin, sambungnya, isi surat yang disampaikan tersebut berisi alasan ketidaksetujuannya atas pemberian tanda jasa mengingat kondisi pandemi Covid-19.

Kemudian, Kasetrpes juga memastikan bahwa Gatot Nurmantyo tidak jadi menerima penghargaan Tanda Jasa Bintang Mahaputera karena sudah menyatakan diri menolak menghadiri acara tersebut.

“Tidak. Jadi kalo ngga hadir ya mungkin tanda jasanya diserahkan ke negara lagi,” kata Heru.

Sementara itu, sebelumnya Heru sempat menyatakan bahwa Gatot Nurmantyo sudah mengambil undangan dan menyatakan kesediannya untuk menerima tanda kehormatan.

"Terkait Pak Gatot Nurmantyo, Hadir, sudah ambil undangan dan pernyataan kesediaan menerima tanda kehormatan," kata Heru kepada wartawan, Selasa (10/11/2020).

Sementara itu, pada hari ini Presiden Jokowi menganugerahkan tanda jasa dan tanda kehormatan kepada sejumlah mantan menteri dan mantan kepala staf angkatan TNI.

Beberapa mantan menteri yang menerima penghargaan antara lain adalah Puan Maharani yang merupakan mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan serta Luhut Pandjaitan selaku mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper