Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tuai Protes dari Umat Islam di Dunia, Ini Kata Macron

Macron dalam wawancara khususnya bersama Aljazeera pada Sabtu (31/10/2020), mengungkapkan bahwa dia memahami dan menghargai reaksi sentimen yang diungkapkan oleh sejumlah umat muslim di dunia.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 01 November 2020  |  01:05 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron. - Reuters
Presiden Prancis Emmanuel Macron. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Prancis Emmanuel Macron akhirnya buka mulut soal kecaman dari berbagai negara terkait dengan karikatur Nabi Muhammad yang diprotes oleh berbagai negara khususnya negara Islam.

Macron dalam wawancara khususnya bersama Aljazeera pada Sabtu (31/10/2020), mengungkapkan bahwa dia memahami dan menghargai reaksi sentimen yang diungkapkan oleh sejumlah umat muslim di dunia.

"Apa yang saya ingin katakan sudah sangat jelas. Hari ini ada orang-orang yang ingin memutarbalikkan Islam atas nama agama yang mereka klaim untuk dipertahankan. Mereka membunuh, membantai," katanya.

Hal ini adalah bentuk kejahatan yang dilakukan oleh gerakan ekstremisme dan individual yang mengatasnamakan Islam.

"Tentu ini adalah masalah bagi Islam karena muslim menjadi korban pertama," tuturnya.

Macron menyebutkan lebih dari 80 persen korban terorisme adalah orang muslim. "Dan ini adalah masalah kita semua," katanya

Seperti diberitakan sebelumnya, hubungan Prancis dengan negara Islam menjadi tegang lantaran pernyataan yang dilontarkan Presiden Emmanuel Macron setelah kejadian pembunuhan seorang guru.

Dia mengatakan bahwa karikatur Nabi Muhammad tidak akan dilarang dan menyatakan 'Islam menginginkan masa depan kita'.

Hal itu menuai protes dari berbagai negara seperti Pakistan, Palestina, Somalia dan lainnya.

Beberapa pemimpin negara bahkan telah mengeluarkan pernyataan resminya untuk mengutuk pernyataan Macron. Presiden Joko Widodo menyebutkan Macron telah menghina agama Islam dan melukai perasaan umat Islam di seluruh dunia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

prancis islam
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top