Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KPK Minta Istana Laporkan Penerimaan Gratifikasi Sepeda untuk Jokowi

Istana diminta melaporkan penerimaan gratifikasi sepeda lipat ke KPK, jika pemberian itu ditujukan untuk pribadi Presiden Jokowi.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 27 Oktober 2020  |  14:27 WIB
Presiden Joko Widodo / Instagram
Presiden Joko Widodo / Instagram

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau agar istana melaporkan penerimaan gratifikasi sepeda lipat, jika pemberian itu ditujukan untuk pribadi Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

KPK menyebut bahwa melalui Direktorat Gratifikasi, KPK telah berkoordinasi kepada pihak istana terkait informasi penerimaan sepeda lipat edisi khusus Sumpah Pemuda kepada Presiden Joko Widodo melalui KSP.

"Dan, kami mendapat informasi bahwa sampai saat ini sepeda tersebut belum diterima oleh pak Presiden dan akan dicek lebih lanjut," kata Plt Jubir KPK Ipi Maryati, Selasa (27/10/2020).

Diketahui, sesuai dengan peraturan perundang-undangan penyampaian laporan penerimaan gratifikasi paling lambat 30 (tiga puluh) hari kerja terhitung sejak tanggal gratifikasi tersebut diterima.

"Selanjutnya, setelah laporan diterima, KPK akan menganalisa dan menetapkan status penerimaan gratifikasi tersebut apakah menjadi milik negara atau milik penerima," katanya.

Berdasarkan catatan KPK, Jokowi telah memberikan keteladanan yang baik terkait kepatuhan pelaporan gratifikasi. Pada 2017 KPK pernah memberikan penghargaan kepada Presiden Jokowi sebagai pelapor gratifikasi dengan nilai terbesar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi KPK gratifikasi Sepeda Lipat
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top