Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sandiaga Uno Belum Bisa Masuk Bursa Caketum PPP, Ini Alasannya

Kabar terkait pencalonan Sandiaga Uno sebagai bakal calon ketua PPP berkembang di kalangan pengurus DPC dan DPW. Namun, informasi itu dinilai hanya sebaga wacana ringan.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 26 Oktober 2020  |  22:15 WIB
Ilustrasi logo PPP/ANTARA/HO - 20
Ilustrasi logo PPP/ANTARA/HO - 20

Bisnis.com, JAKARTA - Sandiaga Uno dipastikan belum memenuhi syarat untuk masuk dalam bursa calon ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Hal itu dikatakan Wakil Sekjen Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP Achmad Baidowi kepada Bisnis, Senin (26/10/2020). Menurutnya, ketentuan yang termuat dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) yang menyebabkan hal itu.

"Saya kira teman-teman pengurus DPC [Dewan Pengurus Cabang] dan DPW [Dewan Pengurus Wilayah] sadar betul bahwa di AD/ART itu ada ketentuannya, syarat menjadi Ketua PPP itu minimal satu periode di pengurus DPP atau pengurus DPW," kata Achmad.

Dia menilai pendapat yang berkembang terkait Sandiaga Uno sebagai sosok ideal untuk ketum merupakan hal yang lumrah. Namun, dia menekankan pemilihan ketua umum parta mesti didasarkan pada aturan main yang berlaku.

"Kan kita lihat aturan main, [pencalonan Sandiaga Uno] terbentur ketentuan internal PPP dan [syarat] itu sudah tertuang di AD/ART.

Dia mengatakan bahwa kabar terkait pencalonan Sandiaga Uno itu berkembang di kalangan pengurus DPC dan DPW. Namun, informasi itu, jelasnya, hanya wacana ringan yang sifatnya informal. "Jadi, hanya desas-desus, wacana ringan saja. Nonformal, informal, tidak serius," jelasnya.

Achmad yang juga merupakan Anggota Komisi VI DPR mengatakan bukan hanya Sandiaga Uno, sejumlah nama lain juga ramai diwacanakan menjadi calon ketum PPP. Namun, dia menegaskan kembali bahwa desas-desus hanya wacana ringan di kalangan kader PPP. 

Sebelumnya, Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa mengajukan diri sebagai pimpinan definitif partai tersebut.

Adapun, saat ini Suharso diketahui masih menjabat sebagai pelaksana tugas Ketum PPP. Dalam rapat dengan DPW PPP Jawa Barat pada Jumat (23/10/2020) di Sentul, Bogor, dia mendeklarasikan diri untuk maju menjadi ketua umum definitif PPP pada Muktamar IX. 

“Kemarin di Bogor, di depan para kader PPP se-Jabar, saya mendeklarasikan maju bertarung dalam Muktamar IX untuk menang menjadi Ketua Umum,” kata Suharso, Sabtu (24/10/2020). 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

parpol ppp partai persatuan pembangunan
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top