Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

10 Hari Jelang Pilpres, Trump dan Biden Kampanye Gencar-Gencaran

Presiden Donald Trump langsung melakukan serangan kilat pada lawannya, Joe Biden, dengan berkampanye di tiga negara bagian setelah pemungutan suara lebih awal dilakukan di Florida menjelang 10 hari pencoblosan pilpres (pemilihan presiden).
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 25 Oktober 2020  |  12:00 WIB
Joe Biden dan Donald Trump bersaing keras meraup suara terbanyak di Pilpres AS 2020. - Istimewa
Joe Biden dan Donald Trump bersaing keras meraup suara terbanyak di Pilpres AS 2020. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Donald Trump langsung melakukan serangan kilat pada lawannya, Joe Biden, dengan berkampanye di tiga negara bagian setelah pemungutan suara lebih awal dilakukan di Florida menjelang 10 hari pencoblosan pilpres (pemilihan presiden).

Trump segera berpindah dari North Carolina, terus ke Ohio dan Wisconsin ketika berusaha untuk melawan penantang Demokrat Joe Biden yang terus menyerang Trump.

Sementara itu Biden, yang terus memimpin dalam jajak pendapat nasional, berkampanye di Pennsylvania, negara bagian penting lainnya.

Sekitar 57 juta suara telah diberikan yang menjadi rekor tersendiri yang didorong akibat pandemi Covid-19.

Presiden Republik itu Terus berkampanye meskipun ada lonjakan baru infeksi virus corona yang terutama memengaruhi wilayah Midwest, kawasan dengan medan pertempuran elektoral yang sangat menentukan.

Berbicara di Lumberton, North Carolina, Trump mengatakan pandemi virus corona di Amerika Serikat terlalu dibesar-besarkan proporsinya dan mengejek saingan Demokratnya karena membuat peringatan yang tidak menyenangkan tentang musim dingin yang suram.

Sebaliknya, Biden mengadakan kampanye drive-in di Bristol, Pennsylvania dengan mengatakan kepada para pendukung: "Kami tidak ingin menjadi penyebar wabah."

Meski kepala staf Wakil Presiden Mike Pence dinyatakan positif Covid-19, tetapi Pence dan istrinya dinyatakan negatif, kata seorang juru bicara. Mereka berencana untuk melanjutkan jadwal kampanye yang sibuk meskipun Pence berhubungan dekat dengan mereka yang terinfeksi.

Sepuluh hari mejelang Pilpres pada 3 November, Joe Biden mengungguli rata-rata delapan poin dalam jajak pendapat nasional atas Donald Trump seperti dikutip BBC.com, Minggu (25/10/2020).

Kedua kandidat saling berebut di wilayah negara bagian AS "medan pertempuran" di mana salah satu dari mereka bisa menang.

Negara bagian seperti Michigan, Wisconsin, Pennsylvania, Florida, Ohio, dan Carolina Utara dipandang sebagai yang paling berpengaruh karena secara historis berpindah-pindah antara kandidat Partai Republik dan Demokrat.

Negara bagian itu juga memiliki jumlah suara electoral college yang tinggi sehingga menentukan hasil pemilu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

biden pilpres amerika Donald Trump
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top