Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kasus Covid-19 di Jerman Meningkat, Merkel Peringatkan Warganya

Selain membatasi kontak sosial, Kanselir Jerman Angela Merkel mengingatkan kembali masyarakat Jerman mengurangi perjalanan seminimal mungkin.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 Oktober 2020  |  19:59 WIB
Kanselir Jerman Angela Merkel. - Reuters
Kanselir Jerman Angela Merkel. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Masyarakat Jerman kembali diingatkan untuk membatasi kontak sosial seiring kembali meningkatnya angka penularan Covid-19 di negara tersebut.

Peringatan itu langsung datang dari Kanselir Jerman Angela Merkel pada Sabtu (24/10/2020) dalam siaran video mingguannya. Pesan serupa sudah diungkapkannya pada pekan sebelumnya.

Selain membatasi kontak sosial, dia mengingatkan kembali masyarakat Jerman mengurangi perjalanan seminimal mungkin.

"Jika  para warga Jerman mengurangi kontak, kita semua akan bersama-sama menangani tantangan besar yang ditimbulkan oleh virus ini," katanya melalui pernyataan itu.

Walaupun Jerman belum dihadapkan pada tingkat penularan Covid-19 setingg sebagian besar negara Eropa, infeksi harian di negara tersebut meningkat dan menyentuh angka 10.000 kasus untuk pertama kalinya pada pekan ini.

Pada hari ini, Sabtu (24/10/2020), jumlah keseluruhan korban yang meninggal karena Covid-19 di Jerman mencapai 10.000 orang lebih.

Dalam upaya meredam lonjakan penularan virus, Jerman memperingatkan masyarakat untuk tidak bepergian ke kawasan ski di Austria, Italia, dan Swiss.

Pada Rabu (21/10/2020) Menteri Kesehatan Jerman Jens Spahn menjadi politisi terkemuka paling baru yang terbukti positif Covid-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jerman Angela Merkel

Sumber : Antara

Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top